Sebanyak 105 pedagang ambil bagian dalam pelaksanaan Pasar Ramadan 2026 yang dipusatkan di Tangga Arung Square

105 Pedagang Meriahkan Pasar Ramadan 2026 di Tangga Arung Square

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Sebanyak 105 pedagang ambil bagian dalam pelaksanaan Pasar Ramadan 2026 yang dipusatkan di Tangga Arung Square. Pemusatan lokasi ini dilakukan untuk menciptakan ketertiban serta memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan berbuka puasa.

Camat Tenggarong, Syukur Eko, Rabu (18/2/2026), mengatakan ratusan pedagang tersebut berada di bawah koordinasi pemerintah kecamatan. Mereka menjajakan beragam menu berbuka, mulai dari takjil, makanan ringan, hingga makanan berat.

“Jumlah pedagang yang terdata di kecamatan sebanyak 105 orang. Seluruhnya menjual aneka menu berbuka puasa,” ujarnya.

Menurut Syukur, kebijakan pemusatan pedagang di satu kawasan diambil untuk mengurangi potensi kemacetan yang kerap terjadi saat Ramadan. Pada tahun-tahun sebelumnya, pedagang tersebar di sejumlah titik di Tenggarong sehingga memicu kepadatan arus lalu lintas.

Dengan dipusatkan di satu lokasi, lanjutnya, pengawasan dan pengaturan lalu lintas menjadi lebih terkendali. Masyarakat juga dinilai lebih mudah mencari kebutuhan berbuka dalam satu kawasan.

Secara keseluruhan, jumlah tenant di kawasan tersebut selama Ramadan mencapai sekitar 150 lapak. Selain pedagang yang terdata oleh kecamatan, sebagian lainnya mendaftar langsung melalui pengelola kawasan. Saat ini, data keseluruhan masih dalam proses sinkronisasi.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Tenggarong, Aji Sultan, menyebutkan biaya sewa lapak bagi pedagang di bawah koordinasi kecamatan ditetapkan sebesar Rp1,2 juta per lapak.

“Berdasarkan hasil rapat terakhir, biaya sewa disepakati Rp1,2 juta untuk 105 pedagang yang terdaftar di kecamatan,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah kecamatan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pasar Ramadan. Namun untuk sementara, lokasi Tangga Arung Square dinilai strategis karena memiliki area parkir yang lebih tertata dan mampu mendorong aktivitas ekonomi di kawasan sekitarnya.

Pemerintah berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi pedagang, masyarakat, maupun pemerintah daerah selama bulan suci Ramadan.

Penulis: Penulis : SultanAL

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?