RT Kukar Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bebaca.id, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas dengan melibatkan generasi muda. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Pemkab mengarahkan pemanfaatan dana Rp50 juta per Rukun Tetangga (RT) untuk memicu lahirnya wirausaha baru dari kalangan pemuda.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa pembangunan di tingkat RT tidak lagi hanya difokuskan pada infrastruktur fisik. Saat ini, RT juga didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberdayakan anak muda secara aktif dan berkelanjutan.

“Kami ingin menciptakan ruang bagi anak-anak muda di lingkungan RT agar bisa berkembang. Lewat pelatihan dan dukungan dana yang sudah disiapkan, mereka punya peluang membangun usaha sendiri,” ujar Arianto, Senin (8/7/2025).

Menurutnya, potensi generasi muda sangat besar jika diarahkan dengan tepat. Banyak ide usaha kreatif yang bisa dikembangkan di lingkungan tempat tinggal, mulai dari jasa desain grafis, produksi konten digital, hingga servis elektronik ringan.

“Dana sudah ada, tinggal bagaimana kita membangun kemauan kolektif di lingkungan RT untuk memanfaatkan peluang ini. Harus ada ekosistem yang mendukung,” tambahnya.

DPMD Kukar menyiapkan berbagai bentuk pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Program ini tidak dibuat seragam antar RT, melainkan berbasis potensi dan minat masyarakat masing-masing wilayah.

Arianto menambahkan, strategi ini diharapkan mampu menciptakan efek domino yang memperkuat ekonomi rumah tangga, menumbuhkan usaha mikro, dan mendorong terciptanya lapangan kerja baru tanpa harus bergantung pada sektor formal.

“Kita ingin ekonomi tumbuh dari bawah, dimulai dari RT. Kalau ini berjalan baik, maka desa juga akan lebih mandiri dan tahan terhadap tekanan ekonomi eksternal,” jelasnya.

Dengan dukungan dana dan pendampingan yang intensif, Pemkab Kukar optimistis inisiatif ini dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur ekonomi lokal yang inklusif dan berbasis masyarakat. (Adv/DPMD/Kukar)

Penulis: Yusuf S A

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?