Dedikasi Kukar Idaman Tekankan Posyandu sebagai Pilar Kesehatan Keluarga

Bebaca.id, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat yang sehat melalui program unggulan Dedikasi Kukar Idaman. Salah satu fokus utama program ini adalah revitalisasi Posyandu, yang diharapkan mampu mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat secara lebih merata, terjangkau, dan inklusif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa revitalisasi Posyandu tidak hanya menitikberatkan pada aspek fisik semata. Lebih dari itu, Posyandu didorong menjadi pusat aktivitas sosial dan edukasi kesehatan yang memberdayakan masyarakat, khususnya di desa dan kelurahan.

“Ini bukan sekadar membangun gedung baru, tapi juga menanamkan budaya hidup sehat serta memperkuat kesadaran kolektif di tengah masyarakat,” ungkap Arianto, Kamis (08/05).

Selama dua tahun terakhir, Pemkab Kukar telah berhasil membangun 50 unit Posyandu yang tersebar di 20 kecamatan. Pada tahun ini, ditargetkan tambahan 16 unit Posyandu akan dibangun, terutama di wilayah padat penduduk dan daerah yang selama ini memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan dasar.

Program ini tidak dilakukan secara top-down, melainkan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya. Hal ini bertujuan agar fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan lokal dan dapat berfungsi secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Revitalisasi Posyandu di Kukar juga dilaksanakan sesuai dengan standar dari Dinas Kesehatan, memastikan layanan yang diberikan tetap berkualitas dan profesional. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam deteksi dini masalah kesehatan keluarga, balita, dan ibu hamil.

Arianto menyebutkan bahwa keberadaan Posyandu yang aktif dan terkelola dengan baik akan menjadi penguat sistem kesehatan berbasis komunitas. Posyandu bukan hanya tempat pemeriksaan rutin, tetapi ruang pembelajaran dan interaksi yang membangun kepedulian bersama terhadap kesehatan.

“Dengan Posyandu sebagai pusat pergerakan masyarakat sadar kesehatan, kita ingin menanamkan bahwa menjaga kesehatan bukan tugas individu saja, tetapi tanggung jawab bersama,” tutup Arianto.
(Adv/DPMD/Kukar)

Penulis: Yusuf S A

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?