Bebaca.id, TENGGARONG – Pada rangka menyukseskan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Muara Badak menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang ditujukan bagi panitia penyelenggara. Kegiatan yang dimulai pada Selasa (06/05) ini dirancang untuk berlangsung beberapa hari ke depan, menghadirkan berbagai materi teknis yang diperlukan guna memastikan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana secara tertib dan profesional.
Camat Muara Badak, Arpan, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada kecamatan yang dipimpinnya untuk menjadi tuan rumah. Menurutnya, pelaksanaan Bimtek ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi persiapan teknis pelaksanaan HKG PKK, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas kader PKK, baik di tingkat kecamatan maupun desa.
“Kami menyambut positif kegiatan Bimtek ini. Selain sebagai persiapan teknis pelaksanaan HKG PKK, ini juga merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan para kader PKK serta panitia di tingkat kecamatan maupun desa,” ujar Arpan saat membuka kegiatan secara resmi, Rabu (07/05).
Arpan juga berharap agar setelah mengikuti Bimtek, para peserta dapat menjalankan tugas dengan lebih percaya diri, kompeten, dan terkoordinasi. Ia menegaskan komitmen Kecamatan Muara Badak dalam mendukung penuh kegiatan ini agar peringatan HKG PKK ke-53 bisa berlangsung sukses.
Senada dengan Arpan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini sangat penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh tentang peran dan tanggung jawab para panitia. Menurutnya, pelatihan ini meliputi berbagai aspek seperti lomba penyuluhan, pengelolaan administrasi PKK, dan pembinaan UMKM.
“Panitia perlu mendapatkan pembekalan menyeluruh agar acara nanti dapat berjalan dengan baik. Koordinasi dan pemahaman teknis yang matang akan meminimalkan potensi kesalahan saat pelaksanaan,” jelas Arianto.
Dengan pelaksanaan Bimtek ini, panitia HKG PKK ke-53 diharapkan memiliki kesiapan yang maksimal untuk menyelenggarakan kegiatan yang bukan hanya sukses secara teknis, namun juga memberi dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga di wilayah Kutai Kartanegara.
(Adv/DPMD/Kukar)
Penulis: Yusuf S A



