Bebaca.id, Tenggarong — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) semakin memantapkan arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan adaptif melalui penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) periode 2025–2029. Kegiatan ini dilangsungkan di Hotel Grand Padma, Tenggarong, Kamis (18/7/2025), dan menjadi salah satu langkah strategis dalam penataan sektor ketenagakerjaan yang lebih terarah.
Sekitar 100 peserta dari lintas sektor hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Sekretaris Daerah Kukar, para pimpinan perangkat daerah, akademisi, perwakilan pemuda, tim penyusun RTKD, serta narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Salah satu pemateri kunci dalam forum ini adalah Nur Hayati dari Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, Kemenaker RI.
Dalam laporan panitia, dijelaskan bahwa RTKD merupakan instrumen vital dalam membentuk kebijakan ketenagakerjaan daerah yang responsif terhadap dinamika ekonomi dan sosial. Penyusunan RTKD ditujukan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan masa kini dan masa depan, serta mengintegrasikan kebutuhan lokal dengan pembangunan nasional.
“Kami ingin RTKD ini menjadi panduan yang aplikatif dan tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan semata,” ujar perwakilan panitia dalam sambutannya.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa dokumen RTKD harus terkoneksi langsung dengan kerangka pembangunan jangka panjang daerah.
“RTKD tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada sinergi dengan RPJPD yang telah kita susun sebagai arah pembangunan Kukar dua dekade ke depan,” tegasnya.
Melalui penyusunan RTKD ini, Pemkab Kukar menargetkan lahirnya peta jalan ketenagakerjaan yang komprehensif. Mulai dari analisis proyeksi kebutuhan tenaga kerja, peningkatan kualitas dan kompetensi SDM, hingga kolaborasi antarsektor yang mendukung penciptaan lapangan kerja berkelanjutan.
Penulis: Yusuf S A



