Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro

Konflik Warga Jonggon dan Brimob Selesai Lewat Jalur Damai

Bebaca.id, Kutai Kartanegara – Ketegangan yang sempat terjadi antara warga Jonggon Desa, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, dan sejumlah anggota Brimob, kini telah mereda. Melalui proses mediasi intensif, kedua pihak sepakat menyelesaikan insiden tersebut secara damai.

Kepastian itu disampaikan oleh sejumlah tokoh masyarakat Jonggon Desa dalam pernyataan bersama pada Senin (22/7). Ketua BPD Jonggon Desa, Ari Waluyo, menyampaikan bahwa peristiwa yang sempat memicu keresahan kini telah diselesaikan dengan baik.

“Kami dan keluarga korban menyampaikan bahwa peristiwa tersebut telah berakhir secara damai. Saat ini, kondisi desa kembali aman dan kondusif,” ujar Ari.

Pernyataan tersebut turut dibacakan bersama oleh unsur pemerintahan desa lainnya, seperti Kasi Pemerintahan Desa Jafar Aminudin, Kepala Dusun Jonggon D, Rindo, serta Ketua RT 16, Ustadz Wijayanto. Mereka menegaskan bahwa mediasi yang difasilitasi di Polres Kutai Kartanegara telah menghasilkan kesepahaman.

Tak hanya itu, mereka juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan atau mempercayai informasi provokatif di media sosial,” tambah mereka dalam pernyataan bersama.

Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian turut berperan dalam memfasilitasi proses penyelesaian. Ia menekankan bahwa penyelidikan terhadap personel Brimob dilakukan oleh internal Korps Brimob Polri.

“Kami sudah beberapa kali memediasi. Hasilnya, pihak Brimob akan menanggung biaya pengobatan korban. Untuk pemeriksaan internal, saat ini ada 10 anggota yang sedang diperiksa,” jelas Kapolda.

Meski belum mengungkapkan detail sanksi, Irjen Endar memastikan bahwa proses hukum dan disiplin terhadap anggota tetap berjalan secara internal.

“Kami mengapresiasi semua pihak yang menjaga agar persoalan ini tidak melebar. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga keharmonisan antara masyarakat dan aparat di wilayah ini,” tuturnya.

Pantauan terakhir menunjukkan bahwa aktivitas masyarakat di sekitar Markas Komando Brimob II, Loa Ipuh Darat, telah kembali normal. Tidak ada laporan intimidasi atau gangguan dari pihak mana pun.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?