Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22, Desa Purwajaya

Gotong Royong BBGRM di Purwajaya Libatkan Berbagai Elemen

Bebaca.id, Tenggarong – Dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22, Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, menggelar gotong royong serentak pada Minggu (20/7/2025). Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara yang dikeluarkan pada 14 Juli 2025.

Kegiatan difokuskan di kawasan Danau Wisata Puncak Alam Biru, Jalan Jatah, Desa Purwajaya. Pemilihan lokasi ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata desa. Warga dari berbagai kalangan turut membersihkan serta menata kawasan wisata tersebut.

Kebersamaan terlihat jelas dari partisipasi banyak pihak dalam kegiatan ini. Gapoktan, perangkat desa, BPD, kepala dusun, ketua RT, hingga kelompok masyarakat seperti PKK, KWT, Dasawisma, LPM, dan Karang Taruna hadir memperkuat semangat gotong royong. Kehadiran mereka menambah energi dalam membangun desa secara kolektif.

Tak hanya itu, beberapa pejabat juga hadir memberikan dukungan. Kepala Desa Batuah, perwakilan Polres Kukar, Danramil Loa Janan, serta Anggota DPRD Kutai Kartanegara Hairendra, SE, ikut serta mendukung agenda ini. Beberapa tokoh masyarakat pun bergabung walau tidak semua bisa disebutkan satu per satu.

Kepala Desa Purwajaya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi. Ia mengatakan, “Gotong royong adalah cerminan nilai kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa.” Ucapan tersebut menegaskan pentingnya menjaga nilai tradisi yang sudah mengakar.

Sepanjang kegiatan, suasana penuh semangat mewarnai gotong royong ini. Partisipasi warga yang tinggi memperlihatkan bahwa gotong royong bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi tradisi budaya yang wajib diwariskan. Antusiasme ini menunjukkan masyarakat memiliki komitmen kuat menjaga lingkungan dan solidaritas.

Harapannya, kegiatan BBGRM ke-22 mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Desa Purwajaya. Kolaborasi yang ditunjukkan di Danau Wisata Puncak Alam Biru menjadi langkah awal memperkuat identitas desa berbasis kepedulian sosial dan lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan yang tercermin, gotong royong ini diharapkan bisa menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Kutai Kartanegara. Tradisi ini dapat terus dilestarikan sehingga membangun budaya gotong royong yang berkelanjutan.

Adv/DPMDKukar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?