Perwakilan keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, Djarot Saiful Hidayat

Peresmian Patung Soekarno di Sanga-Sanga Dalam, Perwakilan Keluarga Bung Karno Sampaikan Apresiasi

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Perwakilan keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, Djarot Saiful Hidayat, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara atas peresmian Patung Soekarno di Sanga-Sanga Dalam, Kecamatan Sanga-Sanga.

Apresiasi tersebut disampaikan Djarot saat menghadiri peresmian patung yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau tersebut. Ia hadir mewakili keluarga besar Bung Karno, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

“Atas nama keluarga besar Soekarno, mewakili Ibu Megawati Soekarnoputri, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mas Rendi Solihin dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang telah berinisiatif membangun, mendirikan, dan meresmikan Patung Soekarno ini,” ujar Djarot.

Djarot menilai Patung Soekarno di Sanga-Sanga Dalam sebagai salah satu patung Bung Karno yang memiliki kualitas sangat baik. Patung tersebut merupakan karya seniman Sunaria asal Bandung, yang juga dikenal sebagai pembuat patung proklamator di Cengkareng serta terlibat dalam pembangunan diorama perjalanan Bung Karno di Perpustakaan dan Museum Bung Karno di Blitar.

“Saya sudah banyak berkeliling ke berbagai tempat, dan ini salah satu patung Bung Karno yang bagus, sangat bagus. Dibuat oleh seniman yang memang berpengalaman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Djarot berharap keberadaan Patung Soekarno ini dapat menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Dengan adanya patung ini, kita didorong untuk lebih mempelajari sejarah, terutama sejarah perjuangan Bung Karno dalam memerdekakan Republik Indonesia,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Bung Karno memiliki banyak peran penting dalam sejarah, mulai dari proklamator, Presiden pertama Republik Indonesia, penggali Pancasila, hingga tokoh pembebasan bangsa-bangsa terjajah di Asia dan Afrika.

Menurutnya, kawasan Patung Soekarno dan ruang terbuka hijau di Sanga-Sanga Dalam berpotensi menjadi ruang diskusi, pentas seni, dan kegiatan kebudayaan bagi anak muda.

“Ini bisa menjadi media bagi generasi muda untuk belajar sejarah, berdiskusi, menggelar pentas seni, dan membangkitkan budaya, sehingga kita memiliki kepribadian dalam kebudayaan seperti yang diinginkan Bung Karno,” pungkas Djarot.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?