Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kutai Kartanegara mulai mematangkan langkah persiapan menyusul penunjukan Kukar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana Bukit Biru Tenggarong.
Raker tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kukar yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ Kukar, Sunggono. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Timur Rudi Kartono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kukar, Ketua MUI Kukar, serta jajaran pengurus LPTQ Kukar.
Dalam sambutannya, Sunggono menegaskan bahwa rapat kerja menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dan kecamatan tahun sebelumnya, sekaligus menyusun kerangka awal persiapan penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi di Kukar.
Ia menyampaikan, beberapa agenda strategis perlu disepakati bersama, mulai dari penentuan cabang lomba MTQ tingkat kecamatan hingga penyusunan jadwal pelaksanaannya di seluruh wilayah. Ia menargetkan seluruh MTQ tingkat kecamatan dapat dituntaskan sebelum pertengahan tahun 2026.
“Raker ini menjadi landasan awal dalam menyusun persiapan Kukar sebagai tuan rumah MTQ Provinsi. Evaluasi dan perencanaan harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaannya berjalan optimal,” kata Sunggono.
Sunggono juga mengingatkan adanya keterbatasan fiskal daerah akibat penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan, khususnya yang bersifat seremonial, tanpa mengurangi esensi pembinaan dan apresiasi bagi peserta berprestasi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kesepakatan terkait standar hadiah dan bonus bagi para juara MTQ, baik di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga peserta yang mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi dan nasional.
Dari sisi pembinaan, LPTQ Kukar diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Training Center (TC) bagi qori-qoriah, hafidz-hafidzah, dan peserta cabang musabaqah lainnya. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing kafilah Kukar saat menjadi tuan rumah.
Lebih lanjut, Sunggono menyebutkan bahwa rapat lanjutan akan kembali dilaksanakan guna memantapkan kesiapan teknis serta menyampaikan perkembangan persiapan kepada Bupati Kutai Kartanegara.
Berdasarkan rencana, MTQ tingkat kecamatan ditargetkan rampung pada April 2026, sementara MTQ tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Jadwal tersebut disusun agar persiapan teknis, pembinaan, serta sarana dan prasarana dapat dilakukan secara maksimal sebelum pelaksanaan MTQ Provinsi Kaltim pada November 2026.
Sementara itu, Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kaltim Rudi Kartono menekankan pentingnya sinergi antara LPTQ provinsi dan kabupaten. Menurutnya, pembagian tugas yang jelas dan koordinasi yang intensif menjadi kunci sukses penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi di Kukar.
“Kolaborasi yang solid antara provinsi dan kabupaten sangat menentukan. Dengan koordinasi yang baik, kami optimistis MTQ Provinsi Kaltim 2026 di Kukar dapat berjalan lancar dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui rapat kerja tersebut, LPTQ Kukar menegaskan keseriusannya dalam menyukseskan MTQ Provinsi Kalimantan Timur 2026, sekaligus mendorong peningkatan prestasi kafilah daerah dan penguatan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Foto : Pemkab Kukar



