Bebaca.id, TENGGARONG — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan kesiapsiagaan personel tetap berada pada level tertinggi selama libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang kerap meningkat saat rumah ditinggalkan pemiliknya untuk mudik maupun akibat penggunaan petasan.
Kepala Dinas Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menegaskan tidak ada penurunan intensitas pengawasan meski memasuki masa libur panjang.
“Sejak awal, kesiapsiagaan kami tidak pernah surut dan selalu berada di level tertinggi. Lengah sedikit saja, potensi kejadian bisa muncul,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Selain memastikan respons cepat dalam kondisi darurat, pihaknya juga terus mengedukasi masyarakat mengenai langkah pencegahan kebakaran sejak dini.
Menurut Fida, penyebab kebakaran yang paling umum berasal dari instalasi listrik dan kompor dapur. Karena itu, warga yang hendak mudik diimbau melakukan pengecekan menyeluruh sebelum meninggalkan rumah.
“Mulai dari kompor, sambungan listrik, hingga aktivitas anak-anak harus benar-benar diperhatikan. Kami terus mengingatkan agar masyarakat lebih waspada,” katanya.
Terkait pola penugasan selama Lebaran, Fida menjelaskan tidak ada sistem piket khusus karena seluruh personel Damkarmatan memang bertugas selama 24 jam penuh tanpa mengenal hari libur.
Ia berharap kesiapsiagaan tersebut dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beribadah dan merayakan Idulfitri.
“Kami berupaya agar tidak terjadi insiden kebakaran, khususnya di wilayah Tenggarong. Petugas tidak boleh lalai, begitu juga masyarakat. Kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” pungkasnya.



