Bebaca.id, TENGGARONG — Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar pelatihan penggunaan aplikasi pemetaan digital bagi para penyuluh pertanian lapangan guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Kutai Kartanegara, Rifani, mengatakan pelatihan ini bertujuan agar penyuluh mampu menyajikan data pertanian secara lebih akurat dan berbasis lokasi.
“Kami memberikan bimbingan teknis penggunaan aplikasi Google Earth Pro yang relatif mudah digunakan, sehingga penyuluh bisa langsung memetakan data di lapangan,” ujarnya Rabu (1/4/2026).
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap di setiap kecamatan sejak awal pekan ini. Sejumlah wilayah yang telah mengikuti kegiatan tersebut antara lain Tenggarong, Marangkayu, Anggana, dan Loa Janan.
Meski tersedia opsi pelatihan daring, sebagian besar peserta memilih hadir secara langsung karena tingginya antusiasme dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Rifani menjelaskan, pelatihan tahap awal difokuskan kepada penyuluh berstatus aparatur sipil negara (ASN). Selanjutnya, kegiatan serupa akan diperluas kepada penyuluh swadaya hingga kelompok tani.
“Jumlah penyuluh saat ini lebih dari 100 orang. Target kami, dalam bulan April seluruh penyuluh sudah mampu menggunakan aplikasi ini,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ini penting agar para penyuluh dapat mendampingi kelompok tani dalam menyusun proposal berbasis data spasial, termasuk melampirkan peta lokasi lahan.
Dengan kemampuan tersebut, diharapkan penyuluh dapat menjadi ujung tombak dalam penguatan sistem informasi pertanian yang lebih modern dan terintegrasi di Kutai Kartanegara.



