Foto: Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

PDIP Kukar Terima Kunjungan Bawaslu, Bahas Verifikasi Parpol hingga Dapil

Bebaca.id, TENGGARONG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kutai Kartanegara memperkuat komunikasi politik dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar menjelang tahapan politik mendatang. Hal itu ditandai dengan kunjungan Bawaslu ke kantor DPC PDIP Kukar, Sabtu malam (10/4/2026).

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara partai politik dan penyelenggara pemilu.

“Kami menyambut baik kunjungan Bawaslu sebagai upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah,” ujarnya.

Menurut Rendi, silaturahmi tersebut juga menjadi langkah awal dalam menghadapi tahun politik 2027. Ia menilai komunikasi yang intensif perlu dibangun sejak dini agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik.

Dalam pertemuan itu, sejumlah isu strategis turut dibahas, seperti proses verifikasi partai politik hingga potensi penataan ulang daerah pemilihan (dapil). Rendi menjelaskan, dinamika wilayah, termasuk kawasan dalam skema SIKM, menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kemungkinan perubahan dapil.

“Potensi perubahan dapil perlu diantisipasi sejak awal agar proses politik berjalan lebih matang dan terarah,” jelasnya.

Selain itu, PDIP Kukar telah melakukan penjaringan bakal calon melalui pleno di 20 kecamatan dengan metode jemput bola. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong partisipasi masyarakat secara lebih luas.

“Penjaringan bakal calon sudah kami lakukan di 20 kecamatan dengan metode jemput bola untuk memastikan partisipasi masyarakat lebih luas,” tambahnya.

Hasil penjaringan tersebut telah disampaikan ke tingkat DPD sebagai bahan awal. Dalam waktu dekat, DPC PDIP Kukar juga akan menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancap) yang melibatkan seluruh PAC di 20 kecamatan serta ranting di 237 desa dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi demokrasi yang tengah dijalankan Bawaslu.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi, dan kami akan melakukannya ke seluruh partai politik di Kukar,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum bulan Syawal dimanfaatkan sebagai ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus silaturahmi dengan partai politik.

“Komunikasi sejak dini sangat penting agar seluruh tahapan Pemilu ke depan dapat berjalan sesuai regulasi,” tutupnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?