Ketua Yayasan Ndholo Kusumo, Ahmad Sodik saat diwawancara oleh wartawan di rumahnya

Ketua Yayasan Bantah Terlibat, Kasus Dugaan Pelecehan Santriwati di Pati Disorot

Bebaca.id, PATI – Kasus dugaan pelecehan terhadap santriwati di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati terus menjadi sorotan publik. Ketua Yayasan Ndholo Kusumo, Ahmad Sodik, menegaskan dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat penegak hukum.

Ia menyampaikan bahwa oknum yang diduga terlibat telah dinonaktifkan dan tidak lagi menjadi bagian dari yayasan. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap kasus yang mencuat dan menuai perhatian luas.

Selain itu, pihak yayasan juga mengaku telah mengetahui adanya laporan sejak 2024, namun tidak memahami secara rinci alasan proses hukum sempat terhenti. Ia juga menegaskan tidak pernah menerima laporan langsung dari korban maupun keluarga santri.

Di sisi lain, kasus ini disebut berdampak signifikan terhadap kepercayaan publik, termasuk penurunan jumlah santri. Meski demikian, pihak yayasan menyatakan mendukung penuh proses hukum agar berjalan transparan dan tuntas.

Sementara itu, kuasa hukum korban menyebut jumlah korban yang melapor secara resmi mencapai delapan orang, dengan indikasi jumlah sebenarnya bisa lebih banyak. Para korban disebut berasal dari kalangan santriwati usia SMP dengan latar belakang rentan.

Kasus ini juga mendorong desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat dan tegas demi menjamin keadilan bagi korban serta menjaga kondusivitas di masyarakat.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?