Bebaca.id, JAKARTA – Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu kemanusiaan di Gaza melalui sepak bola. Organisasi tersebut memutuskan untuk menyalurkan keuntungan dari pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Israel guna mendukung bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden NFF, Lise Klaveness. Menurutnya, federasi sepak bola tidak dapat menutup mata terhadap krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza dan memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata.
“Kami ingin menyumbangkan hasil pertandingan kepada organisasi kemanusiaan yang setiap hari menyelamatkan nyawa di Gaza dan memberikan bantuan darurat secara langsung di lapangan,” ujar Klaveness dalam pernyataan resminya.
Dana yang terkumpul dari hasil penjualan tiket pertandingan kualifikasi tersebut disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders (Médecins Sans Frontières/MSF) yang selama ini aktif memberikan layanan medis darurat di wilayah Gaza. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk konsistensi sikap Norwegia yang selama bertahun-tahun dikenal vokal dalam mendorong penghormatan terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional.
Di luar lapangan hijau, Norwegia juga tercatat menjadi salah satu negara yang berperan penting dalam upaya perdamaian Palestina dan Israel melalui Perjanjian Oslo pada 1993. Pemerintah Norwegia secara konsisten memberikan dukungan terhadap solusi dua negara serta bantuan pembangunan bagi masyarakat Palestina.
Komitmen tersebut turut tercermin dalam sikap NFF yang beberapa kali menyuarakan keprihatinan terhadap dampak konflik di Gaza. Federasi bahkan menjadi salah satu pihak yang mendorong pembahasan terkait posisi Israel dalam kompetisi sepak bola internasional di tingkat FIFA dan UEFA.
Langkah NFF mendapat beragam respons dari masyarakat internasional. Sebagian pihak memberikan apresiasi atas kepedulian kemanusiaan yang ditunjukkan, sementara sebagian lainnya menilai keputusan tersebut berpotensi menimbulkan perdebatan terkait relasi antara olahraga dan isu politik global.
Bagi Norwegia, sepak bola dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui kebijakan tersebut, NFF berharap kontribusi yang diberikan mampu membantu masyarakat sipil yang terdampak konflik sekaligus mengingatkan pentingnya solidaritas kemanusiaan lintas batas negara.



