Bebaca.id, TENGGARONG – Dugaan korsleting listrik menjadi salah satu petunjuk awal dalam penyelidikan kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026) malam. Namun, polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran yang menewaskan dua orang tersebut.
Kapolsek Tenggarong, AKP Nahwari, mengatakan penyelidikan masih dilakukan oleh Satreskrim Polres Kukar. Tim Inafis juga telah diterjunkan untuk membantu proses pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Namun dalam kejadian tersebut masih dilakukan penyelidikan Reskrim Polres Kukar,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Selain dua korban meninggal dunia, seorang korban yang merupakan ayah dari kedua anak tersebut mengalami luka bakar serius hingga 80 persen. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang.
Sementara itu, kedua jenazah korban telah dimakamkan pada Rabu (14/10/2026).
Menyikapi kejadian tersebut, Nahwari mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Terlebih, kondisi kemarau panjang juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.
Ia mengimbau warga memastikan kompor telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, peralatan listrik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut dari sumber listrik, serta instalasi listrik diperiksa secara berkala untuk mengantisipasi korsleting.
“Untuk itu kepada masyarakat disampaikan untuk lebih waspada ketika berada di rumah,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Tenggarong juga rutin menggelar patroli malam di kawasan permukiman padat penduduk dan wilayah yang berpotensi mengalami gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli tersebut dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan di lingkungan warga.
“Itu rutin kita laksanakan di setiap malam agar situasi hal-hal tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.



