anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dari Fraksi PDI Perjuangan Rahmat Dermawan bersama Warga ibu-ibu di Gang Bahagia RT 20, Kelurahan Muara Jawa Ulu

Turap Dan Parit Rampung Warga Gang Bahagia Apresiasi Kinerja Bapak Rahmat Dermawan

bebaca.id, Muara Jawa— Menjalankan amanah sebagai wakil rakyat menuntut kesiapan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, keluar masuk gang, hingga mendengarkan denyut nadi kehidupan warga. Rutinitas pengabdian inilah yang secara konsisten dilakoni oleh Rahmat Dermawan, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dari Fraksi PDI Perjuangan.

Pemandangan tak biasa justru terjadi pada suatu sore saat Rahmat tengah melakukan kunjungan kerja lapangan. Langkah kakinya tiba-tiba ‘dihadang’ oleh sekumpulan ibu-ibu ketika ia melintas di Gang Bahagia RT 20, Kelurahan Muara Jawa Ulu.

Alih-alih melayangkan protes atau keluhan seperti yang sering dijumpai pejabat publik, kedatangan warga tersebut malah diiringi dengan senyum semringah dan sambutan hangat. Usut punya usut, mereka sengaja berkumpul untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung atas terealisasinya pembangunan turap dan perbaikan parit di lingkungan setempat.

Mewakili suara warga RT 20 Muara Jawa Ulu, Ibu Yeni tak ragu mengungkapkan rasa syukurnya atas rampungnya infrastruktur krusial tersebut.

“Dengan adanya parit ini, alhamdulillah sangat membantu sekali untuk masyarakat kami. Air yang tadinya menutup jalanan, sekarang mengalir dengan lancar. Sangat mendukung jalannya air supaya lingkungan tidak banjir lagi. Semoga Pak Rahmat ke depannya bisa terus memperhatikan keluhan masyarakat dan sukses selalu,” tutur Ibu Yeni dengan wajah berbinar.

Merespons kehangatan warganya, politisi yang dikenal merakyat ini tak bisa menyembunyikan rasa haru dan apresiasinya.

“Tentu saya secara pribadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas antusiasme dan sambutan yang luar biasa ini,” ucap Rahmat membalas sapaan warga.

Di lokasi pertemuan, sekat pembatas antara pejabat dan rakyat seolah sirna tak berbekas. Rahmat tampak sangat membaur, bahkan terlihat duduk santai di pinggir jalan Gang Bahagia bersama para bapak dan ibu-ibu setempat.

Tak ingin melewatkan kesempatan berharga ini, ia langsung mengubah momen silaturahmi tersebut menjadi ajang dialog terbuka untuk kembali menyerap aspirasi. Bagi Rahmat, terwujudnya infrastruktur seperti turap dan parit bukanlah hasil unjuk gigi perorangan, melainkan buah dari kolaborasi solid antara rakyat dan pemerintah daerah.

“Program ini direalisasikan melalui APBD Kutai Kartanegara. Sebagai anggota DPRD, tugas saya adalah mengawal dan memastikan agar aspirasi yang disampaikan masyarakat bisa segera terealisasikan dengan baik,” terangnya memberikan pemahaman kepada warga.

Berkat selesainya pengerjaan turap dan parit di kawasan Gang Bahagia, lingkungan padat penduduk itu kini menjadi lebih tertata dan aman dari ancaman erosi serta genangan air musiman. Ke depannya, fasilitas umum ini diharapkan dapat dirawat secara bergotong royong oleh masyarakat.

“Semoga program ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat di sini. Dan tentu saja, kita berdoa agar kebermanfaatan serupa juga bisa segera dirasakan oleh masyarakat di wilayah-wilayah lain,” harapnya penuh optimisme.

Keteladanan turun langsung mendengarkan aspirasi dan berbaur bersama masyarakat pinggiran seperti ini menjadi bukti sahih. Sinergi yang harmonis antara legislatif dan masyarakat adalah kunci utama untuk membangun Kukar yang lebih maju dan sejahtera.(Adv/DPRD Kukar)

(Reporter: Reihan Noor / bebaca.id)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?