Bebaca.id, KUTAI KARTANEGARA – Dukungan terhadap sektor pertanian terus menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana penunjang pertanian kepada Kelompok Tani Guyub Rukun di Desa Perangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Bantuan berupa 29 unit mesin rumput tersebut diserahkan oleh Madinah, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Daerah Pemilihan (Dapil) III dari Komisi II, saat melakukan kunjungan dan silaturahmi bersama kelompok tani yang diketuai Ali Mursidi.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu para petani dalam membersihkan kebun, merawat pekarangan, serta mempermudah pemeliharaan lahan pertanian. Selama ini, anggota Kelompok Tani Guyub Rukun mengelola berbagai jenis usaha pertanian, mulai dari budidaya sayuran, tanaman palawija, hingga perkebunan, yang membutuhkan dukungan peralatan memadai.
Ketua Kelompok Tani Guyub Rukun, Ali Mursidi, menyambut baik bantuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini kelompoknya masih menghadapi keterbatasan fasilitas pendukung, khususnya peralatan untuk membersihkan rumput di area kebun dan pekarangan.
Menurutnya, keberadaan mesin rumput tersebut akan sangat membantu pekerjaan para anggota kelompok karena dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Memang selama ini kami membutuhkan peralatan seperti mesin rumput untuk menunjang kegiatan di kebun. Mudah-mudahan fasilitas ini bisa kami manfaatkan dan rawat dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi seluruh anggota kelompok tani,” ujar Ali Mursidi.
Sementara itu, Madinah menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses dan penyerapan aspirasi. Aspirasi tersebut kemudian diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dalam kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Menurut Madinah, program pembangunan seharusnya berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, bantuan yang direalisasikan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjawab persoalan dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di lapangan.
“Bantuan ini berawal dari aspirasi masyarakat yang kami terima saat reses. Kami berupaya agar kebutuhan yang disampaikan dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti melalui program pemerintah daerah. Harapannya, bantuan ini benar-benar bisa membantu pekerjaan petani, mempermudah perawatan lahan, dan memberikan manfaat bagi kelompok tani,” ungkap Madinah.
Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan peralatan. Diperlukan perhatian dan keberlanjutan program agar kelompok tani semakin berkembang, memiliki sarana pendukung yang memadai, serta mampu meningkatkan produktivitas usaha pertanian mereka.
“Kita ingin pembangunan desa benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kelompok tani perlu mendapatkan perhatian karena sektor pertanian merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat desa. Ke depan, berbagai kebutuhan petani lainnya juga akan terus kami perjuangkan sesuai aspirasi dan kemampuan program pemerintah daerah,” tambahnya.
Madinah berharap bantuan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara bersama-sama oleh anggota kelompok tani sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu bentuk tindak lanjut aspirasi masyarakat sekaligus bagian dari upaya memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi desa, khususnya melalui pengembangan sektor pertanian di Desa Perangat Selatan. (*adv)
Editor : Reihan Noor



