Bebaca.id, TENGGARONG – Upaya mewujudkan desa mandiri di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menghadapi sejumlah hambatan serius, khususnya terkait infrastruktur dasar. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa banyak desa yang secara administratif berkembang, namun belum ditopang oleh akses jalan yang memadai.
“Sebesar apa pun sumber daya yang dimiliki desa, kalau jalannya masih tanah atau tidak layak, maka desa mandiri hanya akan menjadi slogan,” tegas Arianto dalam pernyataannya, Kamis (8/5/2025).
Ia menjelaskan, jalan desa yang rusak atau belum beraspal tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga memperparah keterisolasian wilayah. Kondisi ini menyulitkan distribusi barang, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi yang semestinya menjadi indikator kemandirian desa.
Data DPMD menunjukkan bahwa sebagian besar desa di Kukar masih bergantung pada jalan tanah atau akses terbatas. Akibatnya, potensi ekonomi desa sulit berkembang. Minimnya pasar tradisional dan jarangnya kegiatan jual beli mingguan membuat warga kesulitan memutar roda ekonomi secara mandiri.
Arianto menegaskan bahwa konsep desa mandiri bukan hanya tentang status administratif atau pencapaian indikator teknis, tetapi juga tentang konektivitas fisik dan akses finansial yang nyata. Dalam hal ini, keterlibatan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada.
“Infrastruktur dasar harus jadi prioritas. Tidak hanya jalan, tapi juga akses terhadap layanan keuangan, transportasi, dan pusat kegiatan ekonomi,” lanjutnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah aktif Bupati Kukar yang rutin melakukan kunjungan ke desa-desa. Menurutnya, pendekatan langsung ke lapangan penting untuk memastikan kebijakan pembangunan berbasis kondisi riil masyarakat.
Arianto berharap, percepatan pembangunan desa mandiri tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga melibatkan dukungan penuh dari pemerintah kabupaten, sektor swasta, dan masyarakat itu sendiri. (Adv/DPMD/Kukar)
Penulis: Yusuf S A



