Foto: Pasar Desa (ilustrasi).

Ketersediaan Sarana Dasar Jadi Kunci Kemajuan Desa, DPMD Kukar Angkat Suara

Bebaca.id, TENGGARONG – Kualitas infrastruktur dasar di desa-desa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menjadi sorotan utama, terutama dalam kaitannya dengan percepatan pelayanan dasar dan aktivitas produktif masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menekankan bahwa meskipun beberapa desa telah masuk kategori berkembang atau maju, keterbatasan infrastruktur seperti akses jalan dan pasar tetap menjadi hambatan signifikan dalam mendukung kemandirian.

“Kalau potensi desa besar tapi jalannya belum layak, masyarakat tetap akan kesulitan. Mobilitas mereka terhambat dan itu berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” terang Arianto, Senin (12/05).

Hasil pemantauan yang dilakukan DPMD sejak tahun 2024 mengungkapkan bahwa mayoritas jalan desa masih berupa tanah atau material keras yang kurang stabil, sehingga rawan rusak saat musim hujan dan sulit dilalui.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu kelancaran transportasi barang dan orang, tetapi juga memperlambat distribusi layanan pemerintahan yang dibutuhkan warga desa.

Lebih lanjut, Arianto mengungkapkan bahwa belum banyak desa yang memiliki pasar aktif, padahal keberadaannya sangat penting sebagai pusat interaksi ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

“Banyak desa bahkan belum mampu menyelenggarakan pasar mingguan. Padahal, itu bisa menjadi penggerak utama ekonomi lokal dan wadah interaksi warga,” katanya.

Ia menyatakan bahwa pembangunan pasar dan akses jalan bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi bagian dari upaya jangka panjang untuk menciptakan desa yang lebih produktif dan mandiri secara ekonomi.

DPMD Kukar terus mendorong kolaborasi dengan instansi teknis agar pembangunan infrastruktur dasar desa dapat segera diwujudkan melalui skema lintas sektor yang lebih terarah. (Adv)

Penulis : Rachaddian (dion)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?