Genangan Banjir Jadi Tempat Main Anak, Warga Tenggarong Diminta Lebih Waspada

Bebaca.id, Tenggarong – Banjir yang melanda sejumlah titik di Kecamatan Tenggarong sejak beberapa hari terakhir bukan hanya mengganggu aktivitas harian warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan anak-anak yang terpantau bermain di tengah genangan air.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kukar menyebabkan Sungai Mahakam meluap, membanjiri ruas jalan utama seperti Jalan Wolter Monginsidi, Belida, Mangkurawang, Teratai, Ahmad Yani, hingga kawasan Kadewa. Namun, alih-alih menjauhi air, sebagian anak-anak justru terlihat mandi dan bermain di lokasi yang tergenang, seperti di area Taman Creative Park yang berada tak jauh dari tepian sungai.

Camat Tenggarong, Sukono, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama para orang tua yang memiliki anak kecil. Ia menekankan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak yang bermain di area terbuka yang terdampak banjir.

“Walau tampak dangkal, genangan air bisa menyembunyikan arus bawah yang berbahaya. Mohon peran aktif orang tua untuk melarang anak-anak bermain di area itu,” ujar Sukono, Kamis (1/5/2025).

Menurutnya, pihak kecamatan terus melakukan pemantauan debit Sungai Mahakam dan menjalin koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan, khususnya di wilayah-wilayah rendah dan dekat bantaran sungai.

Di sisi lain, pihak kepolisian juga bergerak cepat. Kasat Lantas Polres Kukar, Iptu Ahmad Fandoli, menyampaikan bahwa jajarannya telah disiagakan di sejumlah titik banjir guna mengatur lalu lintas dan memasang rambu peringatan demi mencegah kecelakaan.

“Kami mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati. Jalanan licin dan genangan bisa menutupi lubang atau saluran terbuka. Keselamatan harus jadi prioritas,” jelas Fandoli.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak bermain di jalanan tergenang, terlebih di dekat aliran sungai yang arusnya bisa berubah sewaktu-waktu.

Meski hingga kini belum ada laporan korban jiwa, pemerintah daerah meminta seluruh warga tetap waspada. Situasi banjir dinilai masih belum stabil, terutama jika hujan kembali turun di hulu Mahakam. Kawasan rendah dan padat penduduk pun menjadi perhatian utama dalam mitigasi bencana yang sedang berlangsung. (ADV)

Penulis: Yusuf S A

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?