Bebaca.id, Tenggarong – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam membangun sektor pertanian kawasan kembali menuai dukungan. Salah satunya adalah pengembangan Perkebunan Kopi Luwak di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marang Kayu, yang kini dilirik menjadi sentra kopi Liberica unggulan di Kalimantan Timur.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat berkunjung ke Kampung Kopi Luwak, didampingi Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, bersama jajaran perangkat daerah dan kepala desa se-Kecamatan Marang Kayu.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkab Kukar yang serius mengembangkan kopi Liberica. Ini bisa menjadi ikon baru Kaltim jika dikelola dengan baik,” ujar Seno dalam dialog bersama masyarakat dan pelaku usaha kopi setempat.
Sekda Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa Prangat Baru merupakan wilayah yang mendapatkan perhatian langsung dari Bupati Edi Damansyah. Bahkan, kata dia, sang bupati sudah puluhan kali datang meninjau perkembangan kawasan tersebut.
“Beliau datang sejak awal, ketika kebun kopi belum terbentuk, hingga sekarang bisa kita lihat hasilnya. Ini adalah kolaborasi antara pemerintah daerah, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur, dan masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya berhenti pada penanaman kopi, Pemkab Kukar juga aktif mempromosikan kopi lokal lewat kegiatan seperti lomba meracik kopi dan penguatan kurikulum vokasi kopi di SMKN 2 Sebulu.
Seno menambahkan, Pemprov siap mengintegrasikan kawasan ini dalam program pengembangan pertanian, termasuk rest area Odah Singgah yang dibangun sebagai titik rehat sekaligus etalase produk lokal.
“Kami ingin rest area ini bisa jadi tempat belajar dan mengenal kopi Kukar. Harus ada nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Dari sisi keberlanjutan, PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur turut menekankan pentingnya menjaga habitat luwak liar sebagai bagian dari ekosistem produksi kopi luwak.
Dengan penguatan dari sisi promosi, pelatihan, dan keberpihakan pada petani, kawasan Prangat Baru berpeluang besar menjadi pusat kopi unggulan. Pemkab Kukar bersama Pemprov Kaltim optimis bahwa kopi Liberica dari wilayah ini bisa bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Penulis: Yusuf S A



