TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara resmi meningkatkan plafon Kredit Kukar Idaman dari sebelumnya Rp50 juta menjadi Rp500 juta tanpa bunga.
Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, menyebut kebijakan ini sebagai langkah lanjutan dari program kredit sebelumnya yang sudah berjalan.
“Kalau yang kredit Rp500 juta tanpa bunga itu merupakan eskalasi dari Kredit Kukar Idaman yang dulu maksimal Rp50 juta,” ujar Aulia, Jumat (29/8/2025).
Karena melihat Kredit Kukar Idaman dengan plafon Rp50 juta sudah dimanfaatkan lebih dari 1.700 debitur dengan total penyaluran mencapai Rp36 miliar. Menurut Aulia, hal ini membuktikan program tersebut mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.
“Kredit ini bagian dari upaya kita melawan praktik rentenir,” jelasnya.
Untuk memastikan regulasi berjalan baik, Pemkab Kukar sudah berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Tujuannya, agar penyaluran kredit tetap aman sekaligus meminimalkan risiko kredit macet.
“Kemarin NPL (kredit bermasalah) di bawah 3 persen. Harapan kita, meskipun plafonnya dinaikkan, NPL bisa tetap terjaga di bawah 3 persen,” pungkasnya.



