Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menjadi tuan rumah peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2025. Pembukaan kegiatan berlangsung di Taman Eks Tanjong, Tenggarong, Sabtu (30/8/2025).
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, dr. Nurizky Permanajati, mengatakan pemusatan peringatan Harganas tahun ini di Kukar merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Bangga Kencana.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong masyarakat agar bisa mandiri secara ekonomi. BKKBN memiliki program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) yang tujuannya memberdayakan masyarakat agar berdikari secara ekonomi. Kalau ekonominya kuat, keluarga bisa lebih sejahtera, bisa memberikan makanan bergizi, dan anak-anak akan tumbuh sehat, cerdas, serta menjadi generasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” terang Nurizky.
Ia menambahkan, gelar dagang selalu menjadi bagian dari rangkaian Harganas. Sejumlah produk dari kader di berbagai daerah dipamerkan, sekaligus menampilkan hasil pemberdayaan ekonomi keluarga.
Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto, menjelaskan peringatan Harganas di Kukar digelar selama dua hari. Pada hari pertama, selain gelar dagang, juga dilaksanakan berbagai lomba seperti yel-yel, penyuluhan, hingga cerdas cermat.
“Kebetulan tahun ini gilirannya Kukar menjadi tuan rumah pelaksanaan Harganas ke-32. Maka kita mulai dengan gelar dagang dan empat cabang lomba. Besok merupakan puncak acara yang juga dirangkai dengan berbagai kegiatan layanan untuk masyarakat,” ujar Dafip.
Menurutnya, Harganas ke-32 di Kukar juga dilengkapi dengan agenda sosial. Di antaranya peninjauan program bedah rumah di Loa Janan yang melibatkan pemerintah bersama pihak ketiga, serta kegiatan temu lansia.
“Kami mendorong agar program-program yang quick win dari Kementerian bisa disinergikan dengan dunia usaha atau pihak ketiga. Sementara temu lansia menjadi upaya kita menyiapkan masyarakat usia lanjut agar tetap produktif, sehingga tidak menjadi beban keluarga maupun negara. Justru mereka bisa berdaya, mengelola hidup, dan tetap berkontribusi meski di usia lanjut,” jelasnya.
Dafip berharap, momentum Harganas di Kukar bisa memperkuat komitmen seluruh pihak dalam membangun keluarga sejahtera.
“Keluarga adalah fondasi utama bangsa. Kalau keluarga sejahtera, maka masyarakat dan daerah juga akan maju,” pungkasnya.



