Bebaca.id, Tenggarong – Suasana kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara berubah total pada Kamis (21/8) dan Jumat (22/8/2025). Jika biasanya lobby identik dengan aktivitas administrasi, kali ini ruangan tersebut dipenuhi keceriaan. Pegawai dari berbagai bidang larut dalam semangat HUT ke-80 RI dengan lomba-lomba khas 17 Agustusan.
Sejak pagi, suara sorak-sorai terdengar bersahut-sahutan di tengah jalannya perlombaan. Lomba makan kerupuk, memasukkan paku ke botol, hingga goyang kardus memancing gelak tawa. Bahkan, aksi kocak beberapa peserta berhasil membuat rekan-rekan mereka terpingkal di tempat.
Keseruan semakin terasa ketika permainan tradisional gundal gandul dan lomba memasukkan baju kemeja sambil melempar balon digelar. Nuansa kompetisi yang ringan berpadu dengan canda tawa menjadikan ruang kerja DPMD seperti arena festival rakyat. Semua pegawai tampak menikmati momen tersebut.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, hadir langsung menyaksikan antusiasme bawahannya. Ia menilai kegiatan sederhana ini punya arti besar dalam menumbuhkan persaudaraan. “Kegiatan seperti ini penting untuk membangun suasana kerja yang sehat, bahagia, dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Arianto, semangat kemerdekaan tidak harus selalu ditandai dengan upacara formal. Ia menekankan bahwa kebersamaan yang tercipta dari lomba juga mencerminkan nilai kemerdekaan. “Semangat kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan upacara, tapi juga dengan keceriaan seperti ini,” katanya.
Momen peringatan HUT RI itu sekaligus mempererat hubungan antarbidang di DPMD. Rutinitas administrasi yang biasanya kaku terasa lebih cair dengan adanya interaksi penuh tawa. Pesan kebersamaan tampak jelas dari setiap sorakan dan dukungan antarrekan kerja.
Selain memperingati hari bersejarah bangsa, kegiatan lomba juga menjadi sarana membangun solidaritas pegawai. Tali persaudaraan yang semakin erat diharapkan mampu berdampak positif terhadap kinerja ke depan. Suasana kantor yang humanis menjadi salah satu hasil nyata dari perayaan ini.
Dengan cara tersebut, DPMD Kukar menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan bukan sekadar seremoni formal. Lebih dari itu, kebersamaan dan suasana inklusif di ruang kerja juga merupakan wujud nyata semangat kemerdekaan.
Adv/DPMDKukar



