bebaca.id, Tenggarong – Kemudahan dalam memantau rekam jejak dan perolehan medali para patriot olahraga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini sepenuhnya berada di dalam genggaman masyarakat berkat peluncuran Sistem Informasi Prestasi Atlet Kutai Kartanegara (SIPAKAR).
Melalui aplikasi berbasis website yang dikembangkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar ini, seluruh lapisan masyarakat, keluarga, hingga orang tua atlet dapat memantau secara langsung dinamika perolehan medali sepanjang lima ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang bergulir pada November 2026.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa platform SIPAKAR sengaja dirancang sebagai sarana diseminasi informasi prestasi atlet yang mengedepankan prinsip keterbukaan dan terpusat dalam satu pintu.
Berbekal sistem digital ini, update klasemen medali dari berbagai cabang kompetisi yang diikuti oleh kontingen Kukar dapat diakses secara leluasa kapan saja dan di mana saja hanya dengan memanfaatkan koneksi internet.
“Insya Allah kita sudah membuatkan dan mempersiapkan aplikasi yang bisa diakses, yaitu menggunakan akses informasi perolehan medali dalam semua event. Kami menyiapkan aplikasi ini, kami beri nama SIPAKAR, Sistem Informasi Prestasi Atlet Kutai Kartanegara,” kata Aji Ali Husni, Jumat (30/10/2026).
Menurut pandangannya, penetrasi SIPAKAR ini merupakan manifestasi konkret dari upaya Dispora Kukar dalam beradaptasi dengan tren digitalisasi pelayanan publik. Di sisi lain, inovasi ini menjadi jembatan emosional untuk memudahkan warga bumi etam mengikuti setiap langkah perjuangan atlet yang tengah mengharumkan nama daerah.
Terkait teknis operasionalnya, data informasi klasemen yang terpampang di layar akan diperbarui secara berkala merujuk pada hasil akhir pertandingan di masing-masing cabang olahraga dan kejuaraan yang tengah berlangsung.
Guna menjamin validitas dan akurasi data yang dikonsumsi publik, Dispora Kukar telah duduk bersama dan menyatukan persepsi dengan para pengurus induk organisasi cabang olahraga (cabor) ihwal prosedur pelaporan medali. Aji Ali menjamin bahwa seluruh data yang dipublikasikan dalam ruang SIPAKAR merupakan satu-satunya rujukan informasi resmi yang dirilis pemerintah daerah.
“Kami sudah satu suara dengan para induk cabor, satu data yang dikeluarkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.
Mekanisme pembaruan data di lapangan akan dieksekusi secara langsung oleh tim pendamping kontingen. Mereka diberi mandat khusus untuk menyuplai laporan real-time mengenai perkembangan hasil akhir pertandingan ke pangkalan data Dispora.
Berkat alur koordinasi yang ringkas tersebut, masyarakat maupun awak media tidak perlu lagi membuang waktu menunggu rilis pengumuman resmi yang terpisah-pisah untuk sekadar mengetahui nasib pahlawan olahraga Kukar.
“Pelaksana di lapangan adalah kawan-kawan kami pendamping yang selalu meng-update perolehan medali di masing-masing cabor, di masing-masing event yang kita ikuti,” jelasnya.
Untuk tahap awal, ekosistem SIPAKAR ini diproyeksikan mampu mencakup seluruh ajang olahraga yang diterjuni Kukar sepanjang tahun 2026. Meski begitu, proses pengembangan aplikasi dan entri data cabor akan terus disempurnakan secara bertahap.
“Kami berusaha untuk seluruhnya. Pada saat ini kami tengah mempersiapkan lagi cabor-cabor yang lain. Tapi secara bertahap kami berusaha untuk melakukan semua event yang kita ikuti di tahun 2026,” pungkas Aji Ali.
Kehadiran platform digital ini kelak diharapkan tidak hanya mempermudah aksesibilitas informasi, tetapi juga mampu memantik antusiasme dan spirit warga Kukar untuk terus mengawal serta mendoakan perjuangan para duta olahraga kebanggaan daerah dari kejauhan.
(*adv/diskominfo)
Editor : Reihan Noor



