Desa Pela Siapkan Homestay Percontohan, Gabungkan Alam, Budaya, dan Kenyamanan Hotel

Kutai Kartanegara – Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, terus menunjukkan inovasi dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Setelah sukses membangun destinasi perairan dan fasilitas gazebo di Danau Semayang, kini Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menyiapkan langkah strategis berikutnya: pembangunan homestay percontohan yang akan menyatu dengan keindahan alam dan budaya lokal.

Proyek ini dirancang sebagai model penginapan berbasis desa yang mengedepankan kenyamanan, kualitas pelayanan setara hotel, dan pemandangan yang memanjakan mata. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh Beumbai dan Bebudaya (B3), Alimin, menjelaskan bahwa proses persiapan sudah berjalan dan pembangunan fisik dijadwalkan dimulai tahun ini.

“Ini masih dalam proses, mungkin tahun ini sudah mulai dikerjakan oleh Dispar Kukar sebagai homestay percontohan,” ujar Alimin, Minggu (18/5/2025).

Berbeda dari homestay tradisional yang memanfaatkan rumah warga, unit penginapan baru ini dibangun sebagai bangunan khusus, menyerupai resort dengan fasilitas lengkap dan kenyamanan profesional.

“Homestay sesuai standar hotel, lokasinya bukan dari rumah warga, tapi dibangun khusus oleh pemerintah sebagai bangunan baru,” jelas Alimin.

Lokasi homestay pun dipilih secara cermat. Bangunan akan berdiri tepat di depan museum desa atau museum nelayan, menghadap langsung ke sungai. Panorama ini diyakini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana desa secara lebih intim, alami, dan otentik.

“Rencananya akan dibangun di depan museum, jadi view-nya langsung ke arah sungai. Bisa jadi spot rebutan juga nantinya,” tambah Alimin.

Selain homestay percontohan, Desa Pela juga telah memiliki fasilitas penginapan lain di kawasan Danau Semayang, yang dikelilingi oleh gazebo dan sering menjadi pilihan favorit wisatawan yang mencari ketenangan dan pengalaman alam terbuka.

“Kalau di danau, kita juga sudah punya satu homestay. Letaknya di tengah-tengah, diapit oleh gazebo-gazebo,” tandasnya.

Langkah pembangunan homestay ini menunjukkan visi jangka panjang Desa Pela untuk menjadi destinasi wisata lengkap berbasis komunitas. Tidak hanya menyediakan pengalaman berwisata di alam danau, tetapi juga memberikan akomodasi berkualitas yang mendukung durasi kunjungan lebih lama, sekaligus meningkatkan perekonomian lokal melalui peluang kerja dan layanan pendukung wisata.

Dengan kombinasi antara keindahan alam, kearifan budaya, dan standar kenyamanan modern, homestay percontohan di Desa Pela diproyeksikan menjadi ikon penginapan desa yang bisa menjadi rujukan bagi pengembangan wisata berbasis komunitas di Kutai Kartanegara bahkan di wilayah Kalimantan Timur.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?