Bebaca.id, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjelaskan ketidakhadiran bupati dalam menemui massa aksi mahasiswa di kantor bupati karena tengah menjalankan agenda penting di Jakarta.
Kepala Bagian Tata Kelola Pemerintahan Setkab Kukar, Yani Wardhana, mengatakan bahwa bupati saat ini sedang memperjuangkan program pembangunan daerah di tingkat pusat.
“Pak Bupati tidak bisa menemui karena sedang berada di Jakarta dalam rangka berjuang untuk Kutai Kartanegara, terutama terkait realisasi program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik,” ujarnya , Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, upaya tersebut difokuskan pada pengawalan agar anggaran dari pemerintah pusat dapat turun dan mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Menurut Yani, meskipun masa jabatan telah berjalan beberapa bulan, pelaksanaan program secara efektif baru dimulai pada tahun anggaran berjalan.
“Dari 1 Januari hingga sekarang, ini adalah masa perjuangan agar anggaran pusat bisa terealisasi sehingga harapan masyarakat dapat terwujud,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki keterbatasan kewenangan, karena sebagian kebijakan berada di tingkat provinsi maupun pusat. Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi hal yang krusial.
Meski demikian, Pemkab Kukar membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan berkomitmen menjadwalkan pertemuan langsung dengan bupati di waktu mendatang.
“Kalau memang perlu berdialog, nanti kita jadwalkan agar mahasiswa bisa menyampaikan masukan secara langsung kepada Pak Bupati,” pungkasnya.



