Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara, Rifani

Data Spasial Jadi Kunci Penyaluran Bantuan dan Perencanaan Pertanian di Kukar

Bebaca.id,TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mulai menerapkan sistem data pertanian berbasis spasial sebagai dasar utama dalam perencanaan pembangunan dan penyaluran bantuan sektor pertanian.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara, Rifani, mengatakan penggunaan data berbasis peta memungkinkan pemerintah melihat kondisi lahan secara lebih detail dan akurat.

“Selama ini data hanya berupa angka, ke depan harus dilengkapi dengan lokasi yang jelas. Jadi, setiap usulan program bisa langsung terlihat titiknya di peta,” katanya Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, sistem ini sangat penting dalam proses pengajuan bantuan, mulai dari tingkat kabupaten hingga pusat. Setiap usulan, seperti perbaikan irigasi, wajib dilengkapi dengan informasi spasial.

“Dengan data ini, pihak terkait tidak perlu lagi selalu turun ke lapangan, karena lokasi sudah bisa dilihat secara langsung melalui peta digital,” ujarnya.

Selain itu, data spasial juga memudahkan perencanaan teknis, seperti menghitung kebutuhan panjang saluran irigasi serta mengidentifikasi potensi lahan pertanian.

Rifani menambahkan, sistem ini akan membantu memastikan penyaluran bantuan seperti pupuk subsidi dan alat mesin pertanian (alsintan) lebih tepat sasaran.

“Kalau luas lahan tidak memenuhi syarat, maka bantuan tertentu tidak perlu diberikan. Jadi, lebih adil dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Saat ini, pemetaan masih difokuskan pada lahan padi sawah dan belum sepenuhnya mencakup seluruh wilayah. Ke depan, data akan terus diperbarui dan dikembangkan ke komoditas lain seperti hortikultura.

Pemerintah daerah juga menargetkan terbentuknya sistem informasi berbasis peta yang dapat diakses secara luas, termasuk oleh investor untuk melihat potensi pertanian di Kutai Kartanegara.

Dengan penguatan data berbasis spasial ini, diharapkan pembangunan sektor pertanian di Kukar menjadi lebih terarah, efisien, dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Penulis: SultanAL

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?