TENGGARONG – Museum Kayu yang berada di Jalan Panji, Kelurahan Panji, masih menjadi salah satu tempat wisata yang menarik bagi yang mengunjunginya, baik wisatawan lokal maupun dari luar daerah.
Museum ini dikenal memiliki daya tarik tersendiri karena menampilkan beragam koleksi hasil hutan, khususnya kayu, yang menjadi ciri khas sekaligus bagian penting dalam kehidupan masyarakat Kalimantan.
Salah satu pengunjung, Indra yang berasal dari Balikpapan, mengaku baru pertama kali mengunjungi museum tersebut. Ia mengetahui keberadaan Museum Kayu melalui internet dan media sosial.
“Saya baru pertama kali ke sini. Tahu dari internet dan rekomendasi wisata. Di Tenggarong, ini destinasi pertama yang saya kunjungi,” ujarnya, Selasa (23/3/2026).
Menurut Indra, kunjungannya murni untuk berwisata. Ketertarikan itu muncul setelah ia membaca berbagai ulasan dan komentar warganet yang membuatnya penasaran untuk melihat langsung.
“Saya lihat dari media sosial, baca komentar-komentarnya, jadi tertarik datang,” katanya.
Meski mengapresiasi koleksi yang ditampilkan, Indra memberikan masukan kepada pengelola agar memperhatikan penataan area luar museum agar lebih menarik.
“Mungkin bagian depan bisa diperindah lagi, misalnya ditambah taman supaya lebih nyaman dan enak dipandang,” tambahnya.
Usai berkunjung, Indra mengaku belum memiliki rencana melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di Tenggarong dan berkemungkinan kembali ke Balikpapan bersama keluarga.
Ke depan, pengelola museum diharapkan terus melakukan pembenahan fasilitas serta meningkatkan daya tarik wisata guna mendorong jumlah kunjungan, terutama saat momen libur panjang seperti Idulfitri.



