TENGGARONG – Seorang warga Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Hairun (62), ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Sabintulung, Sabtu (28/2/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 11.28 Wita oleh tim SAR gabungan bersama warga yang melakukan pencarian sejak pagi hari. Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut.
Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suryanata, membenarkan penemuan tersebut. “Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 Wita. Laporan lengkapnya masih dalam proses,” ujarnya.
Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 Wita saat korban diduga hendak mandi pagi di sungai yang berada tidak jauh dari kediamannya.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melompat ke Sungai Sabintulung. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak terlihat kembali ke permukaan. Istri korban yang menyadari hal tersebut langsung berteriak meminta pertolongan kepada anaknya dan warga sekitar.
Pencarian awal dilakukan oleh pihak keluarga, kemudian dilanjutkan bersama warga dengan menyisir aliran sungai. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah tim SAR gabungan turut melakukan penyisiran hingga korban ditemukan beberapa jam kemudian.
Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan, yakni gangguan pada sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang. Polisi menduga korban tenggelam akibat penyakitnya kambuh saat berada di dalam air.
Selain itu, kondisi debit air Sungai Sabintulung yang tengah meningkat turut menjadi kendala dalam proses pencarian. “Debit air sungai sedang naik, sehingga cukup menyulitkan penyisiran,” kata IPTU Herwin.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Foto : Polsek Muara Kaman



