Distribusi Lancar, Agen Pastikan Ketersediaan LPG 3 Kg di Kukar Mencukupi

Bebaca.id TENGGARONG — Direktur Utama PT Nararya, Windi Novri Ananta, memastikan distribusi gas LPG 3 kilogram di wilayah Kutai Kartanegara berjalan lancar tanpa kendala. Hingga saat ini, pasokan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah PT Nararya sampai hari ini tidak ada kendala distribusi maupun pengambilan di SPBE, semuanya lancar,” ujar Windi, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, rata-rata penyaluran LPG 3 kg oleh perusahaannya mencapai sekitar 2.800 tabung per hari. Menjelang Lebaran, pihaknya juga memperoleh tambahan alokasi fakultatif dari Pertamina dengan jumlah serupa.

Selain itu, tambahan pasokan kembali dijadwalkan pada 19 Maret bertepatan dengan Hari Raya Nyepi sekitar 1.000 tabung, serta tambahan lagi pada 21 Maret. Penambahan stok tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Dalam satu hari sekitar 2.800 tabung. Mudah-mudahan dengan adanya tambahan ini bisa menstabilkan harga,” katanya.

Distribusi LPG PT Nararya mencakup sejumlah kecamatan di Kutai Kartanegara, antara lain Kembang Janggut, Sebulu, dan Kota Bangun.

Terkait keluhan masyarakat mengenai harga LPG di tingkat pengecer yang melambung, Windi menegaskan bahwa agen hanya bertanggung jawab hingga pangkalan resmi. Harga di pangkalan telah ditetapkan pemerintah daerah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami hanya sampai pangkalan. Pangkalan wajib menjual sesuai ketentuan pemerintah Kukar, yakni Rp19.000 untuk radius di bawah 60 kilometer,” jelasnya.

Untuk wilayah di atas radius tersebut, diperbolehkan tambahan biaya distribusi sebesar Rp30 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah. Sementara itu, agen menjual ke pangkalan dengan harga Rp16.500 per tabung.

Menurut Windi, lonjakan harga umumnya terjadi di tingkat pengecer yang berada di luar kendali agen. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat terhadap pangkalan.

“Kalau ada pangkalan yang melanggar, kami bisa langsung menindak karena mereka berkontrak dengan kami,” tegasnya.

Pengawasan dilakukan melalui kunjungan rutin ke lapangan serta penggunaan aplikasi Merchant Apps Pertamina (MAP) untuk memantau distribusi. PT Nararya juga menugaskan dua petugas khusus yang berkeliling setiap hari melakukan pengecekan.

Saat ini, PT Nararya melayani sekitar 75 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.

Windi memastikan stok LPG bersubsidi menjelang Lebaran dalam kondisi aman. Namun, ia mengingatkan bahwa lonjakan permintaan biasanya terjadi dua hingga tiga hari setelah Hari Raya.

“Alhamdulillah sampai saat ini masih aman. Mudah-mudahan sampai setelah Lebaran juga tetap aman,” pungkasnya.

Penulis : SultanAL

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?