Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong melakukan penyesuaian mekanisme layanan bagi masyarakat selama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Perubahan tersebut difokuskan pada layanan kunjungan serta penitipan barang dan makanan bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman, mengatakan kebijakan itu diterapkan untuk menyesuaikan aktivitas selama bulan puasa.
“Penyesuaian ini kami terapkan khususnya pada layanan kunjungan dan penitipan barang,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, pada hari biasa kunjungan untuk tahanan dan narapidana dibagi ke dalam tiga sesi terpisah, termasuk jadwal penitipan barang atau makanan. Namun selama Ramadan, pola tersebut diubah menjadi satu sesi kunjungan dengan durasi lebih panjang tanpa pemisahan waktu antara tahanan dan narapidana.
Setelah sesi kunjungan berakhir, layanan penitipan barang atau makanan dilakukan pada hari yang sama. Layanan kunjungan dibuka setiap Senin hingga Kamis, sementara Sabtu dikhususkan untuk penitipan barang atau makanan.
Adapun jam operasional kunjungan berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 Wita. Sementara penitipan barang atau makanan dilayani pukul 12.00 sampai 14.00 Wita.
Selain penyesuaian jadwal, pihak lapas juga berencana memfasilitasi kegiatan berbuka puasa bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga setiap Jumat selama Ramadan.
“Skema dan mekanismenya sedang kami siapkan dengan tetap mengedepankan aspek keamanan,” kata Suparman.
Terkait Remisi Khusus Idul Fitri, ia menyebut proses pengusulan masih berjalan. Hingga 19 Februari, sebanyak 637 WBP telah diusulkan menerima remisi dari total 1.339 penghuni lapas. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena 421 tahanan lainnya masih menjalani proses persidangan.
Foto : Humas Lapas (ist)



