Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Operasi pencarian korban kecelakaan kapal berupa perahu nelayan yang tenggelam akibat tersambar petir di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), resmi ditutup, Selasa (3/3/2026).
Korban diketahui bernama Udi (23), warga Muara Ulu Kecil, Kelurahan Muara Kembang RT 5, Kukar. Dalam peristiwa tersebut, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.
Koordinator Lapangan BPBD Kukar, Eko Suriyanata, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua (H.2) dimulai pada pukul 07.00 Wita dengan briefing seluruh unsur yang terlibat.
“Tim SAR gabungan melaksanakan briefing pukul 07.00 Wita, kemudian pukul 07.15 Wita langsung bergerak melakukan pencarian dengan total luas area sekitar 5,41 nautical mile persegi,” ujar Eko.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 09.55 Wita. Korban ditemukan pada titik koordinat 0°47’21’’S – 117°17’05’’E atau sekitar 1,3 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan segera dievakuasi ke posko. Selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Setelah korban berhasil ditemukan, seluruh unsur SAR melaksanakan debriefing pada pukul 11.07 Wita. Berdasarkan hasil evaluasi, operasi SAR dinyatakan dihentikan dan diusulkan untuk ditutup.
“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dan melanjutkan kesiapsiagaan,” tegas Eko.
Dalam operasi tersebut, sejumlah alat utama (alut) yang digunakan antara lain Rigid Buoyancy Boat (RBB) Basarnas, speed boat Ditpolairud Polda Kaltim, speed boat Pos TNI AL Muara Kembang, speed boat Satpolairud Polres Kukar, Sea Truck PHM, perahu karet BPBD Kukar, 12 perahu warga, serta peralatan SAR air, selam, komunikasi, dan medis.
Adapun unsur yang terlibat terdiri dari Tim Rescue Basarnas Balikpapan, Ditpolairud Polda Kaltim, Pos TNI AL Muara Kembang, Satpolairud Polres Kukar, BPBD Kukar, Damkar Kecamatan Muara Jawa, relawan SAR Muara Jawa, Balakarcana Muara Jawa, PHM, serta warga Muara Kembang.
Eko juga mengungkapkan bahwa proses pencarian sempat menghadapi kendala berupa arus sungai yang deras dan ancaman binatang buas seperti buaya. Meski demikian, operasi tetap berjalan lancar dengan kondisi cuaca cerah berawan.
“Alhamdulillah, meskipun ada hambatan arus deras dan potensi ancaman buaya, pencarian berjalan aman dan korban berhasil ditemukan,” pungkasnya.
Foto : Tim Sar



