Bebaca.id, Jakarta – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 pada Maret mendatang, pemerintah bersama sejumlah instansi kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Program ini ditujukan untuk puluhan ribu pemudik yang memenuhi persyaratan.
Salah satu penyelenggara utama adalah Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pemerintah menyiapkan ratusan armada transportasi gratis menuju berbagai daerah.
“Antara lain, 401 bus ke 34 kota tujuan di 9 provinsi, 50.000 penumpang kelas ekonomi pada angkutan laut, serta 28.182 penumpang untuk jalur kereta api Pulau Jawa lintas Utara, Tengah, dan Selatan,” kata Dudy saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).
Selain program mudik gratis, pemerintah juga memberikan potongan harga tiket pesawat rute domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang.
Untuk angkutan laut, pemerintah menggratiskan tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan sebesar 100 persen pada 12–31 Maret 2026 dengan target 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Pemerintah juga memberikan diskon 30 persen tarif dasar kapal penumpang pada 11 Maret–5 April 2026 dengan sasaran 445 ribu penumpang.
Sementara itu, moda kereta api mendapat potongan tarif 30 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Total anggaran stimulus angkutan Lebaran 2026 mencapai Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN dan non-APBN.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan kembali menggelar program mudik gratis pada Idul Fitri 2026. Program ini hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta.
“Tahun ini Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan mudik gratis. Bahkan karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah,” kata Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati Eli, di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/2).
Kuota mudik gratis tahun ini belum diumumkan. Namun pada tahun lalu, Pemprov DKI mengerahkan 293 bus yang mengangkut lebih dari 22 ribu penumpang ke berbagai daerah.
Saat ini, Pemprov DKI tengah mematangkan sistem pendaftaran agar pelaksanaannya berlangsung transparan dan tertib. Ketentuan serta persyaratan akan diumumkan lebih awal, dengan syarat utama kepemilikan KTP DKI Jakarta.
Program mudik gratis juga diselenggarakan Kementerian BUMN dengan tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”. Program ini dipimpin oleh Jasa Raharja dan didukung 96 BUMN beserta anak perusahaannya.
Program tersebut menargetkan lebih dari 100 ribu peserta. Pendaftaran dibuka hingga kuota terpenuhi melalui platform resmi masing-masing BUMN.
BUMN menyiapkan 84 rangkaian kereta untuk 32 ribu pemudik, 1.300 unit bus untuk 63 ribu pemudik di wilayah Jawa dan Sumatra, serta 41 kapal laut untuk mudik lintas pulau.
Beberapa BUMN juga mengadakan mudik gratis secara mandiri, salah satunya PT Bio Farma (Persero) yang menyediakan 11 unit bus gratis dengan rute Yogyakarta, Surabaya, dan Kuningan.
Pendaftaran mudik gratis Bio Farma dibuka untuk umum dengan persyaratan dokumen berupa Kartu Keluarga, KTP atau Kartu Identitas Anak, serta Surat Keterangan Tidak Mampu.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan program ini guna menciptakan perjalanan mudik yang lebih nyaman, aman, dan selamat,” ujar Kepala Divisi TJSL Bio Farma, Hidayat Setiadji.



