Bebaca.id, TENGGARONG — Anggota DPRD Kutai Kartanegara daerah pemilihan IV, Rahmat Dermawan, menegaskan bahwa upaya perbaikan infrastruktur jalan di jalur Sanga-Sanga–Muara Jawa terus diperjuangkan meski menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan anggaran.
Rahmat mengungkapkan, perjuangan tersebut telah dilakukan sejak dirinya masih menjabat sebagai tenaga ahli di DPRD Provinsi sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, komunikasi intens telah dilakukan dengan pemerintah provinsi melalui audiensi maupun penyampaian surat resmi kepada dinas terkait, gubernur, serta pemerintah kabupaten dan kecamatan.
“Upaya ini bukan hal baru. Sejak tiga tahun lalu sudah kami dorong melalui berbagai jalur komunikasi resmi,” ujarnya.
Meski demikian, hingga kini perbaikan jalan belum terealisasi secara optimal. Salah satu faktor penghambat adalah efisiensi anggaran yang berdampak pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Padahal, kondisi jalan di jalur tersebut dinilai sudah mengalami kerusakan cukup parah dan membutuhkan penanganan segera.
Rahmat menilai, kerusakan jalan tidak semata disebabkan oleh beban kendaraan yang melintas, melainkan juga dipicu oleh aktivitas ilegal di sekitar kawasan tersebut. Ia menyoroti adanya kegiatan penambangan yang tidak sesuai aturan yang menyebabkan longsor di sekitar badan jalan.
“Dampaknya bukan hanya lingkungan, tetapi juga langsung merusak infrastruktur jalan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kerusakan tersebut pada akhirnya akan membebani keuangan daerah, karena biaya perbaikan bersumber dari pajak masyarakat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap aktivitas ilegal perlu diperketat agar kerusakan tidak terus berulang.
DPRD, lanjutnya, akan terus mendorong pemerintah untuk mempercepat realisasi perbaikan jalan tersebut. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan provinsi akan tetap dilakukan, termasuk kembali menyampaikan surat serta melakukan tindak lanjut kepada dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum.
“Komunikasi akan terus kami lakukan agar perbaikan ini bisa segera terealisasi,” tegasnya.



