Bebaca.id, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan keagamaan melalui berbagai program pembinaan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, secara resmi membuka kegiatan Tahsin dan Sertifikasi Guru Ngaji se-Kukar yang berlangsung di Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, Sabtu (4/4/2026).
Program yang diinisiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kutai Kartanegara ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi guru ngaji, tetapi juga dirangkai dengan deklarasi dukungan serta peletakan tiang pertama pembangunan “Central Pembinaan Islam Al Husna 99” sebagai pusat pembinaan umat di Sangasanga. Kegiatan tersebut turut diisi dengan halal bihalal bersama masyarakat.
Dalam sambutannya, Sunggono menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas umat, khususnya melalui penguatan peran guru ngaji.
“Ini merupakan momentum penting untuk mendorong kemajuan umat, terutama dalam peningkatan kualitas para pengajar Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia berharap program sertifikasi ini mampu meningkatkan kompetensi guru ngaji sehingga proses pembelajaran menjadi lebih terarah dan memiliki standar yang jelas.
Menurutnya, program tersebut selaras dengan visi Kukar Idaman Terbaik melalui program unggulan “Terima Kaseh Guru Ngaji-Ku” yang berorientasi pada peningkatan kualitas sekaligus kesejahteraan para pengajar.
Namun demikian, Sunggono mengingatkan agar kegiatan ini tidak berhenti pada aspek seremonial. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program secara berkelanjutan, termasuk penyusunan data akurat terkait jumlah dan kondisi guru ngaji di Kukar.
“Harus ada hasil yang nyata. Data yang valid sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan ke depan,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, ia juga menyampaikan apresiasi atas adanya wakaf lahan untuk pembangunan pusat pembinaan Islam tersebut. Menurutnya, kontribusi tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Semoga langkah ini menjadi awal lahirnya generasi Qur’ani yang lebih berkualitas di Kukar, khususnya di Sangasanga,” pungkasnya.
Foto : Pemkab Kukar



