Ilustrasi.

Sepinya Aktivitas Ramadan, Pendapatan Ojek Online di Tenggarong Turun

Bebaca.id, TENGGARONG – Sepinya aktivitas masyarakat selama Ramadan berdampak pada pendapatan pengemudi ojek online di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Jumlah pesanan yang biasanya mencapai belasan per hari kini menurun hingga hampir setengahnya.

Berkurangnya mobilitas warga membuat order yang diterima para pengemudi ikut menurun. Sejumlah driver mengaku pendapatan mereka turun cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa.

Salah satu pengemudi ojek online di Tenggarong, Lutfi, mengatakan sejak awal Ramadan aplikasinya lebih sering sepi notifikasi. Jumlah pesanan yang masuk tidak seramai bulan-bulan sebelumnya.

“Biasanya sebelum Ramadan saya bisa dapat 12 sampai 15 orderan sehari. Sekarang paling 6 sampai 8 saja, bahkan pernah cuma lima orderan,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan waktu paling sepi terjadi pada siang hingga menjelang sore hari. Menurutnya, banyak masyarakat memilih mengurangi aktivitas di luar rumah selama menjalankan ibadah puasa.

“Siang cenderung sepi karena orang-orang lebih banyak di rumah. Memang ada peningkatan menjelang berbuka, tapi tidak terlalu signifikan untuk menutup kekurangan orderan siang hari,” katanya.

Selain itu, Lutfi menilai persaingan antar pengemudi juga semakin ketat. Jumlah pengemudi tetap, sementara permintaan layanan menurun.

“Kadang harus menunggu lama untuk mendapat satu orderan. Kalau lagi ramai sedikit, ya saling berebut,” ujarnya.

Meski penghasilannya menurun, Lutfi tetap optimistis jumlah pesanan akan meningkat menjelang akhir Ramadan hingga mendekati Idulfitri.

“Biasanya kalau sudah mendekati Lebaran mulai ramai lagi. Mudah-mudahan tahun ini juga begitu supaya bisa menambah pemasukan untuk kebutuhan Lebaran,” harapnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?