Kepala Bidang Pengembangan UKM, Santi Effendi

Verifikasi Data UMKM Kukar Masih Berjalan, 40 Ribu Lebih Usaha Tercatat di Sistem


TENGGARONG – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat sebanyak 40.761 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam basis data internal. Namun, angka tersebut masih berstatus data awal dan saat ini sedang melalui tahapan verifikasi lapangan.

Data tersebut berasal dari pendataan yang dilakukan sejak pertengahan 2025 di wilayah Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah menilai validasi diperlukan agar data dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pengembangan UMKM ke depan.

Kepala Bidang Pengembangan UKM, Santi Effendi, mengatakan publikasi data dilakukan untuk membuka informasi awal yang tersedia dalam aplikasi pendataan dinas.

Ia menyebutkan, pengumpulan data dilakukan oleh tim tenaga ahli selama kurang lebih enam bulan dengan menyasar seluruh kecamatan. Hasil input data tersebut kemudian menghasilkan total puluhan ribu unit usaha yang saat ini mulai diverifikasi secara bertahap.

Hingga kini, sekitar seribu data UMKM telah dicocokkan dengan kondisi di lapangan. Proses ini dilakukan untuk memastikan pelaku usaha masih aktif menjalankan usaha, bukan hanya berjualan pada waktu tertentu seperti momentum hari besar keagamaan atau kegiatan budaya daerah.

Santi menegaskan, jumlah UMKM yang cukup besar membuat proses validasi membutuhkan waktu. Pemerintah daerah ingin memastikan data benar-benar menggambarkan kondisi riil pelaku usaha.

Berdasarkan sebaran wilayah, kawasan Tenggarong menjadi daerah dengan jumlah UMKM terbanyak, diperkirakan mencapai sekitar 4.000 unit usaha.

Pernyataan tersebut disampaikan Santi saat ditemui di Kopi Pangeran, Sabtu (14/2/2026).

Diskop UKM menargetkan proses verifikasi terus berjalan sepanjang 2026 agar data UMKM dapat diperbarui secara berkala dan menjadi dasar perencanaan program pembinaan serta penguatan ekonomi kerakyatan di daerah.

Penulis: Penulis : SultanAL

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?