Bebaca.id, JAKARTA – Indonesia kembali berduka. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, tutup usia dalam usia 90 tahun.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. “Kita berduka cita sangat mendalam,” ujarnya.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Purwakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, prosesi penghormatan terakhir akan dihadiri sejumlah pejabat negara, tokoh nasional, serta keluarga besar TNI.
Try Sutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998. Ia merupakan salah satu wakil presiden yang berasal dari kalangan militer.
Lahir pada 1935, Try Sutrisno menamatkan pendidikan SMA pada 1956 sebelum melanjutkan ke Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). Karier militernya terbilang panjang dan cemerlang.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, di antaranya Kepala Staf Kodam XVI/Udayana pada 1978 serta Pangdam IV/Sriwijaya pada 1979. Ia dikenal sebagai perwira yang tegas, disiplin, dan memiliki kepemimpinan kuat.
Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam sejarah perjalanan kepemimpinan nasional.
Pemerintah dan masyarakat Indonesia pun menyampaikan doa serta penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.



