Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Bakungan mulai melangkah ke babak baru dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Tak lagi hanya bergantung pada sektor pertanian, desa ini kini menatap potensi wisata berbasis pertanian sebagai jalan alternatif menuju kesejahteraan warga.
Kepala Desa Bakungan, Arlusdiansyah, menyebut pengembangan sektor pariwisata masih dalam tahap awal. Meski begitu, arah pembangunan sudah mulai dipetakan agar sejalan dengan karakter wilayah yang selama ini didominasi oleh kegiatan pertanian.
“Kalau di Desa Bakungan ini baru mau meniti sektor pariwisatanya,” ujar Arlusdiansyah saat dikonfirmasi, Minggu (19/10/2025).
Konsep yang tengah disiapkan adalah agrowisata , wisata edukatif dan rekreatif yang memanfaatkan lahan pertanian dan perkebunan warga. Diharapkan, model ini mampu membuka peluang usaha baru sekaligus menarik minat pengunjung yang ingin menikmati suasana pedesaan yang alami dan edukatif.
Meski belum memiliki destinasi wisata alam yang menonjol, Pemdes Bakungan terus berupaya mengoptimalkan potensi yang ada. Agrowisata dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan produk unggulan desa, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Namun, Arlusdiansyah tak menampik bahwa pengembangan sektor ini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan mulai dari perencanaan, pendanaan, hingga pendampingan teknis. Infrastruktur dan promosi pun menjadi pekerjaan rumah yang harus ditata secara bertahap.
“Mudah-mudahan di sisa masa jabatan ini semua sektor bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.
Untuk mempercepat realisasi rencana tersebut, Pemdes Bakungan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat. Dukungan dari perusahaan dan stakeholder lokal juga diharapkan dapat memperkuat pembiayaan program.
Menurut Arlusdiansyah, Dana Desa (DD) yang tersedia tidak cukup untuk menanggung seluruh kebutuhan pembangunan, terutama sektor wisata yang memerlukan investasi besar.
“Kami berharap pembangunan semua sektor bisa berjalan dengan dukungan dari semua pihak,” tegasnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan berkelanjutan, Pemdes Bakungan optimistis pariwisata berbasis pertanian dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi lokal di masa mendatang.



