Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar patroli gabungan pada Rabu malam (24/12/2025). Dalam rangka menciptakan kondisi aman dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Patroli ini melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta elemen masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari Operasi Lilin yang rutin digelar setiap akhir tahun.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar mengatakan, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, khususnya dalam mengurai potensi kemacetan lalu lintas di sejumlah titik rawan.
“Dari Satlantas Polres Kutai Kartanegara sudah dilakukan rekayasa lalu lintas. Mulai hari ini di Jalan Maduningrat sudah diberlakukan satu jalur untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” ujarnya.
Selain rekayasa lalu lintas, Polres Kukar juga menyiapkan sejumlah kantong parkir tambahan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan jemaah, terutama di lokasi-lokasi ibadah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati, apabila kondisi terlalu padat, kita siapkan kantong-kantong parkir. Salah satunya bisa menggunakan pasar yang baru apabila diperlukan,” jelasnya.
Dalam Operasi Lilin tahun ini, Polres Kukar menurunkan sebanyak 292 personel gabungan. Personel tersebut disebar di 18 pos pengamanan dan pelayanan, termasuk pos-pos yang berada di wilayah polsek jajaran.
“Personel ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur masyarakat. Kami berharap dengan koordinasi semua stakeholder, pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kukar bisa berjalan aman, damai, dan lancar,” tambah AKBP Khairul Basyar.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Kutai Kartanegara untuk ikut mendukung upaya pengamanan yang dilakukan aparat.
Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa patroli gabungan Forkopimda juga difokuskan pada peninjauan gereja-gereja yang melaksanakan ibadah Natal.
“Hari ini kami bersama Forkopimda Kabupaten Kutai Kartanegara berkeliling meninjau gereja untuk memastikan pelaksanaan Natal berjalan dengan baik dan damai,” ujarnya.
Menurut Aulia, pemerintah daerah ingin memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman dan nyaman tanpa gangguan.
“Kami ingin memastikan umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Natal bisa menjalankan ibadah mereka dengan nyaman,” katanya.
Selain itu, Forkopimda juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kukar, khususnya di Tenggarong, tetap kondusif menjelang puncak perayaan Natal pada 25 Desember.
“Kami bersama Pak Kapolres, Pak Dandim, dan seluruh jajaran memastikan kondisi Kutai Kartanegara, utamanya di Tenggarong, berjalan dengan damai dan baik, sehingga seluruh aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar,” pungkasnya.



