Komandan Tim SAR Gabungan, Nur Ngalim

Pencarian Korban Kecelakaan Perahu di Sungai Belayan Diperluas hingga 10 Kilometer

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar). Memasuki hari ketiga operasi, Kamis (15/1/2026), area pencarian diperluas hingga 10 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Komandan Tim SAR Gabungan, Nur Ngalim, mengatakan pencarian dilakukan sesuai rencana operasi dengan metode penyisiran alur sungai menggunakan sarana air. Seluruh unsur yang terlibat tetap dikerahkan secara maksimal.

“Pada hari ketiga ini, area pencarian kami perluas hingga 10 kilometer dari LKP. Seluruh unsur tetap berupaya maksimal meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hambatan utama dalam proses pencarian berasal dari derasnya arus Sungai Belayan serta kondisi wilayah yang masih terdapat binatang buas, seperti buaya. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilaksanakan dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel.

Untuk diketahui, kecelakaan perahu ketinting tersebut terjadi pada Selasa (13/1/2026) dini hari. Insiden ini melibatkan dua korban. Satu korban atas nama Ilan (21) berhasil selamat, sementara korban lainnya, Arani (58), hingga kini masih dalam pencarian.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Balikpapan, Satpolairud Polres Kukar, BPBD Kukar, TNI-Polri setempat, Damkarmatan Kota Bangun, Pramuka Peduli, ERT PT Bayan Resources, pemerintah kecamatan, relawan gabungan, serta dukungan masyarakat dan keluarga korban.

Foto : Timsar

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram