Bebaca.id, BANDUNG – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Bandung berujung ricuh. Massa dilaporkan membakar sebuah pos polisi di kawasan Simpang Tamansari pada Jumat (1/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Sejumlah massa terlihat membakar pos polisi di sekitar simpang jalan, disertai aksi pembakaran di tengah ruas jalan yang menimbulkan kepulan asap tebal.
Selain itu, massa juga menyalakan petasan yang semakin memperkeruh situasi. Kondisi di lokasi pun memanas dan berdampak pada terganggunya arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Akibat kejadian itu, kendaraan yang melintas di Jalan Tamansari mengalami perlambatan. Bahkan, sebagian pengendara memilih memutar arah untuk menghindari titik kerumunan massa.
Kemacetan terjadi dari arah Tamansari bawah menuju atas, termasuk jalur dari kawasan Baltos hingga Kebun Binatang. Arus lalu lintas dari Jalan Layang Pasopati yang mengarah ke Tamansari juga terdampak akibat blokade massa di jalan.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab aksi pembakaran maupun jumlah massa yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Sebelumnya, aksi massa dalam rangka Hari Buruh Internasional juga digelar di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB. Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan menyuarakan tuntutan terkait kesejahteraan buruh.
Dalam aksi tersebut, massa sempat menutup Jalan Diponegoro, membakar ban bekas dan sampah, serta melakukan vandalisme di sekitar gerbang DPRD yang telah dipasangi kawat berduri.
Sejumlah tuntutan yang disuarakan antara lain pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru, penghapusan sistem outsourcing, penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, serta pengendalian impor. Massa juga mendesak reformasi pajak, kenaikan PTKP, penghapusan pajak THR, hingga pengesahan RUU perampasan aset.
Aparat kepolisian bersama Dinas Perhubungan setempat melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan serta mencegah situasi semakin meluas.



