Bebaca.id,TENGGARONG – Musik tradisional Kutai kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kelompok musik ethnic fusion asal Kutai Kartanegara, Petala Borneo, dipercaya menjadi perwakilan tunggal Kalimantan Timur dalam album kompilasi nasional Rampak Jreng yang dirilis untuk menandai satu dekade perjalanan komunitas Keroncong Plesiran.
Album tersebut menghadirkan karya dari 10 kelompok musik dari berbagai daerah di Indonesia dan telah tersedia di sejumlah platform musik digital.
Dalam proyek tersebut, Petala Borneo mempersembahkan lagu berjudul “Keroncong Tingkilan”, sebuah karya yang menggabungkan nuansa keroncong dengan karakteristik musik Tingkilan, kesenian tradisional khas Kutai Kartanegara.
Pendiri sekaligus komposer Petala Borneo, Ozi, mengungkapkan keterlibatan mereka dalam album ini menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada khalayak yang lebih luas.
“Kami merasa bangga dapat terlibat dalam album kompilasi ini. Ketika diminta menghadirkan karya baru, kami sepakat membawa unsur Tingkilan sebagai identitas musik Kutai yang ingin kami kenalkan kepada masyarakat Indonesia,” kata Ozi.
Menurutnya, lagu tersebut dirancang dengan memadukan pola musik keroncong dan unsur khas Tingkilan, baik dari sisi ritme maupun cengkok vokalnya. Perpaduan itu menghasilkan warna musikal baru tanpa menghilangkan akar tradisi yang menjadi ciri utama karya Petala Borneo.
Partisipasi Petala Borneo dalam album Rampak Jreng juga merupakan kelanjutan dari berbagai kiprah mereka di panggung musik nasional. Salah satunya saat tampil dalam Festival Keroncong di Solo pada tahun lalu yang membuka peluang kolaborasi dengan komunitas keroncong dari berbagai daerah.
Kehadiran Petala Borneo dalam album perayaan 10 tahun Keroncong Plesiran menjadi bukti bahwa karya berbasis budaya lokal dari Kalimantan Timur mampu bersaing dan mendapat apresiasi di tingkat nasional.
Melalui lagu “Keroncong Tingkilan”, Petala Borneo berharap semakin banyak generasi muda yang terdorong untuk mengenal, mencintai, serta mengembangkan seni tradisi daerah melalui pendekatan yang kreatif dan sesuai perkembangan zaman.
Album kompilasi Rampak Jreng kini dapat dinikmati melalui berbagai layanan streaming musik digital, seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music.
Foto : Petala Borneo



