Bebaca.id, TENGGARONG – Kekuatan pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat tambahan satuan baru. Batalyon Artileri Medan 22/Kesumawira (Yonarmed 22/Kesumawira) resmi diresmikan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (19/8/2026).
Peresmian dilakukan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Yonarmed 22/Kesumawira. Satuan tersebut menjadi bagian dari jajaran Kodam VI/Mulawarman dan dipimpin Letkol Arm Novihardi.
Sejumlah pejabat daerah turut menghadiri peresmian, di antaranya Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar.
Sebagai satuan artileri medan, Yonarmed 22/Kesumawira diperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa peluncur rudal KHAN atau Indonesia Tactical Ballistic Missile (ITBM). Sistem persenjataan tersebut disebut memiliki jangkauan hingga 280 kilometer.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan kehadiran Yonarmed 22/Kesumawira menjadi bagian dari penguatan kemampuan pertahanan Kodam VI/Mulawarman.
“Tadi sama-sama kita menyaksikan peresmian Batalyon Armed 22/Kesumawira, yang tentunya menjadi kekuatan pertahanan tersendiri untuk Kodam Mulawarman,” ujar Krido usai kegiatan.
Menurutnya, karakteristik dan posisi strategis wilayah Kalimantan menuntut kesiapan satuan dengan kemampuan tempur yang semakin baik. Karena itu, keberadaan batalyon baru tersebut dinilai penting dalam mendukung sistem pertahanan wilayah.
“Wilayah strategis menuntut satuan kita semakin bagus, sehingga kemampuan batalion tempur seperti ini sangat diperlukan,” katanya.
Dengan terbentuknya Yonarmed 22/Kesumawira, Krido berharap kemampuan pertahanan Kodam VI/Mulawarman semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan strategis di wilayah Kalimantan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyambut positif penempatan satuan baru tersebut di Kaltim. Terlebih, Yonarmed 22/Kesumawira telah didukung alutsista dengan kemampuan jangkauan hingga 280 kilometer.
Menurut Seno, luas wilayah Kaltim yang mencapai sekitar 127 ribu kilometer persegi menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan dan pertahanan daerah.
Keberadaan satuan artileri medan di Kukar diharapkan dapat menjadi salah satu unsur pendukung untuk memperkuat sistem pertahanan, khususnya di tengah semakin strategisnya posisi Kalimantan Timur.
“Dengan adanya keberadaan alutsista yang baru di Kalimantan Timur, kita berharap NKRI bisa terjaga dengan baik ke depannya,” pungkas Seno.
Berdirinya Yonarmed 22/Kesumawira di Jembayan menambah kekuatan satuan TNI AD di bawah Kodam VI/Mulawarman. Dengan dukungan personel dan alutsista yang ditempatkan di satuan tersebut, keberadaannya diharapkan memperkuat kesiapan pertahanan di Kalimantan Timur dan wilayah Kalimantan secara lebih luas.



