Anggota Komisi II DPRD Kukar Rahmat Dermawan

Peringati Sumpah Pemuda, Rahmat Dermawan Ajak Generasi Muda Berkarya Nyata

Bebaca.id, Tenggarong – Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial bagi generasi muda di wilayah Kecamatan Sangasanga untuk terus memperkuat persatuan sekaligus mengambil peran tanggung jawab dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Pesan bernuansa kebangsaan tersebut disuarakan secara tegas oleh Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rahmat Dermawan, saat berkesempatan hadir dalam upacara peringatan Sumpah Pemuda yang turut diikuti oleh jajaran Forkopimcam, para pelajar, serta berbagai elemen organisasi kemasyarakatan di Sangasanga.

Dalam pandangan legislator tersebut, agenda seremonial tahunan ini sejatinya memiliki makna filosofis yang jauh lebih mendalam jika diresapi dengan saksama oleh kaum muda.

“Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persatuan dan tanggung jawab generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa,” ungkap Rahmat.

Menurutnya, keteladanan luar biasa dari para pemuda di tahun 1928 yang sanggup mengesampingkan ego dan perbedaan demi menyatukan Nusantara wajib direfleksikan secara nyata. Kini, tongkat estafet tersebut mutlak berada di tangan pemuda masa kini untuk meneruskan bara semangat itu melalui peningkatan kualitas diri, menjaga kekompakan, serta konsisten berkontribusi bagi masyarakat di lingkungan sekitar.

Rahmat tak menampik bahwa ancaman yang menanti generasi penerus saat ini sangatlah kompleks. Di tengah maraknya paparan disrupsi negatif seperti peredaran narkoba, jerat judi online, hingga bayang-bayang pinjaman online, ia menilai bahwa kelompok pemuda amat membutuhkan pendampingan yang melekat, figur keteladanan yang baik, serta ketersediaan ruang berekspresi untuk mengembangkan segenap potensi produktif mereka.

Berangkat dari realita tersebut, dirinya menaruh ekspektasi besar agar pergerakan pemuda, khususnya di wilayah Sangasanga, tidak terhenti pada sikap pasif terhadap dinamika daerah.

“Sebagai anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, saya berharap pemuda Sangasanga tidak menjadi penonton pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi melalui kegiatan sosial, inovasi, kepedulian lingkungan, dan kontribusi sesuai kemampuan,” urainya.

Transformasi gagasan menjadi langkah nyata diyakini Rahmat sebagai kunci utama dalam merawat esensi peringatan bersejarah ini. Generasi penerus bangsa di Kutai Kartanegara tidak sepantasnya hanya duduk manis menunggu hadirnya kemajuan, melainkan dituntut untuk ikut memeras keringat dalam merancang dan mengeksekusi visi kemajuan daerah.

“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Pemuda bukan hanya menuntut masa depan yang lebih baik, tetapi juga mempersiapkan diri dan ikut mewujudkannya,” pungkasnya.

Editor : Reihan Noor

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?