Foto bersama usai Pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Kutai Kartanegara masa Bakti 2026-2031.

Korpri Kukar Perkuat Organisasi Demi Dukung Visi ASN Sejahtera

Bebaca.id, Tenggarong – Jabatan Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bakti 2026-2031 kembali dipercayakan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono.

Prosesi pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni, dan dilangsungkan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, pada Kamis (28/10/2026). Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan prosesi Pergantian Antarwaktu (PAW) pengurus Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kukar masa bakti 2023-2026.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, Sunggono menyampaikan instruksi agar jajaran pengurus Korpri yang baru segera memperkuat struktur organisasi di seluruh tingkatan. Hal ini mencakup upaya akselerasi pembentukan unit pengurus di setiap kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah penguatan manajerial ini diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh untuk mendukung kelancaran program-program strategis pemerintah daerah, terkhusus dalam merealisasikan misi penciptaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sejahtera.

Dalam kapasitasnya sebagai ketua terpilih, Sunggono menegaskan bahwa kepengurusan baru ini akan menaruh perhatian penuh pada upaya peningkatan kesejahteraan anggota sembari memperbaiki kualitas pelayanan Korpri secara menyeluruh.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan teman-teman anggota, di kesempatan ini saya juga mohon maaf kepada seluruh anggota Korpri di Kabupaten Kutai Kartanegara yang mungkin belum kami sentuh seluruhnya dan kami belum bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada mereka,” ujarnya.

Melalui penyegaran struktur kepengurusan ini, ia memupuk harapan agar Korpri Kukar dapat tampil lebih responsif dan memberikan kontribusi yang terukur terhadap taraf hidup para abdi negara.

“Insya Allah tadi saya sampaikan sebagaimana amanat bupati, mudah-mudahan di kepengurusan yang baru kita bisa lebih responsif bisa lebih memberikan kontribusi yang besar kepada kesejahteraan ASN,” katanya.

Sebagai salah satu langkah konkret di lapangan, pihaknya bertekad merampungkan pembentukan unit Dewan Pengurus Korpri di seluruh OPD dan kecamatan. Pemerataan jejaring ini diyakini mampu memastikan jangkauan pelayanan Korpri menyentuh setiap individu ASN di lingkungan Pemkab Kukar tanpa terkecuali.

Tak lupa, Sunggono juga melayangkan apresiasi tinggi kepada barisan pengurus Korpri demisioner yang telah berjasa meletakkan dasar perkembangan organisasi di Kukar.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di pengurus yang lama yang juga telah memberikan kontribusi terhadap kemajuan Korpi di Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya,” ungkapnya.

Di luar aspek penguatan internal, sambutan bupati turut menitikberatkan pada perumusan program kesejahteraan anggota yang realistis, transparan, serta berkelanjutan. Salah satu isu krusial yang menyita perhatian adalah program pembekalan khusus bagi ASN yang bersiap memasuki batas usia pensiun.

Mengutip rincian data dalam sambutan tersebut, angka abdi negara di Kukar yang bakal memasuki purnatugas pada tahun 2026 diproyeksikan menyentuh angka 536 orang. Jumlah ini telah mengakumulasi ASN yang meninggal dunia, pindah tugas, maupun yang diberhentikan. Pembekalan komprehensif pun dirasa wajib guna mematangkan mental dan keterampilan abdi negara agar tetap produktif meski telah melepas seragam kedinasan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan pesan khusus agar nahkoda baru Korpri Kukar tak ragu untuk meneruskan estafet program-program positif yang selama ini telah berjalan dengan baik.

Bagi Sri Wahyuni, Korpri memikul tanggung jawab moral yang melampaui batas sekadar wadah berkumpulnya pegawai. Organisasi ini dituntut mampu bertransformasi menjadi ruang aman bagi ASN dalam menyalurkan aspirasi maupun keluh kesahnya.

“Dengan pengurus yang baru bisa melanjutkan program yang sudah ada, program yang sudah baik, sehingga Korpri ini tidak hanya ruang tempat berkumpul, tapi juga menjadi ruang harapan bagi Korpri, bagaimana Korpri bisa mendengar apa yang menjadi keluhan dari ASN,” pesannya.

Sebagai penutup amanatnya, Sri Wahyuni sangat berharap agar wadah Korpri ini terus menjelma menjadi motor penggerak kedisiplinan dan profesionalisme aparatur negara. Dengan menjaga marwah dan integritas korps, barisan ASN Kukar diyakini akan menjadi pilar yang teramat kokoh dalam menyukseskan deretan program prioritas pembangunan, baik di tingkat daerah maupun pada skala nasional.

(*adv/diskominfo)

Editor : Reihan Noor

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Apa yang Anda Cari?