Penulis :SultanAL
TENGGARONG – Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Janan Ulu terus memaksimalkan pemanfaatan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui program bedah rumah yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kepala Desa Loa Janan Ulu, Suparyo, menyebut pihaknya mengalokasikan bantuan bedah rumah untuk empat unit setiap tahun dari ADD. Program ini menjadi bagian dari visi-misi yang ia usung selama masa jabatannya.
“Bedah rumah ini ada dari beberapa sumber. Dari ADD tiap tahun ada empat rumah, itu memang program kepala desa yang masuk dalam visi-misi. Selain itu ada juga dari Dinas Permukiman dan Perumahan (Disperkim), dan Alhamdulillah ada juga berasal dari Baznas Kukar,” ujarnya.
Menurut Suparyo, jumlah rumah yang mendapatkan bantuan tidak selalu sama tiap tahun. Hal itu lantaran adanya program serupa yang juga dijalankan pemerintah daerah.
“Kalau dihitung total per tahun itu tergantung dari Perkim. Biasanya mereka bisa memberi 20 sampai 30 rumah. Tapi yang pasti dari Dana Desa ada empat rumah per tahun,” jelasnya.
Tahun ini, program bedah rumah dari Perkim sudah berjalan untuk sekitar 21 rumah. Sementara program dari desa telah terealisasi dua unit pada tahap pertama, dan akan dilanjutkan dua unit lagi pada tahap kedua.
“Betul, karena kita ini desa mandiri, pencairan dana memang dilakukan dalam dua tahap. Sistem dua tahap ini sudah berjalan sejak 2022, ketika desa ini masuk kategori desa mandiri,” imbuh Suparyo.
Ia berharap program bedah rumah tetap menjadi prioritas dalam kepemimpinan desa ke depan.
“Dari empat kegiatan desa, program ini sudah pasti akan terus dijalankan. Mudah-mudahan ADD tetap bisa mendukung empat rumah per tahun, dan dari Perkim juga bisa terus memperhatikan program bedah rumah ini,” pungkasnya.



