Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono

Sekda Kukar Buka Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah 2025

Penulis : SultanAL

TENGGARONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) Sunggono resmi membuka Rapat Koordinasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Martadipura Kantor Bappeda Kukar, Tenggarong, Kamis (2/10/2025).

Mengusung tema “Kolaborasi Lintas Sektor Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kutai Kartanegara”, rakor ini diikuti jajaran Forkopimda Kukar, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, asosiasi dunia usaha, hingga para camat, kepala desa, lurah, dan undangan lainnya.

Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanessa Vilna, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus membangun komitmen bersama dalam percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemkab Kukar telah membentuk Tim PPED dengan Sekda sebagai ketua, Bappeda sebagai sekretariat, serta melibatkan unsur perangkat daerah, kejaksaan, kepolisian, TNI, Bank Indonesia, hingga instansi terkait lainnya. Tim ini bertugas memantau, mengawal, dan melaporkan capaian percepatan ekonomi,” jelas Vanessa.

Setiap perangkat wajib menyerahkan data bulanan paling lambat tanggal 15 ke sekretariat tim di Bappeda. Selanjutnya, data dihimpun dari sembilan bidang kerja untuk diinput ke aplikasi portal pelaporan paling lambat tanggal 18 setiap bulannya.

Sementara itu, Sunggono menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran yang menginstruksikan percepatan langkah pemerintah daerah.

“Atas arahan penuh Bupati Kukar , tim PPED resmi dibentuk melalui Keputusan Bupati. Tim ini adalah mesin penggerak kita, sekaligus komitmen bahwa Kutai Kartanegara siap berlari kencang dan menjadi bagian penting lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Sunggono.

Ia menjelaskan, tim memiliki tugas yang jelas dan terukur. Ada sembilan langkah konkret percepatan ekonomi, mulai dari percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, pengendalian harga, hingga kemudahan berusaha.

Sunggono menekankan tiga hal utama bagi seluruh anggota tim. Pertama, kolaborasi. “Kita harus hilangkan ego sektoral. Keberhasilan tim ini hanya bisa dicapai jika kita bekerja sinergis dan terpadu,” ujarnya.

Kedua, akurasi dan kecepatan. Menurutnya, kinerja akan dipantau langsung oleh pemerintah pusat melalui portal daring. “Data yang valid adalah kunci kebijakan yang tepat sasaran. Saya percayakan kepada Sekretariat Tim dan Koordinator Bidang untuk memastikan pelaporan berjalan baik,” jelasnya.

Ketiga, inovasi. Sunggono menegaskan tim tidak boleh terjebak rutinitas semata. “Sembilan langkah konkret adalah panduan, tapi kita harus berani melahirkan terobosan yang sesuai potensi Kukar. Gali ide-ide baru yang bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

“Pertemuan hari ini adalah langkah awal. Saya berharap forum ini menjadi titik start bersama, dengan pemahaman, semangat, dan tujuan yang sama: mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kutai Kartanegara yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat,” pungkas Sunggono.

Foto : Ist

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram