Penulis : SultanAL
TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Musholla Mi’rajul Mukminin di Jalan Selendreng, RT 06, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, yang mewakili Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri.
Dalam sambutan Bupati Kukar yang dibacakan Ahyani, disampaikan bahwa peresmian musholla ini juga menjadi wujud kontribusi Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, bagi masyarakat setempat. Lahan tempat berdirinya Musholla Mi’rajul Mukminin merupakan tanah wakaf atas nama orang tua beliau untuk syiar Islam, sementara bangunan musholla dibangun melalui wakaf pribadi dan swadaya masyarakat sekitar.
“Pembangunan fisik musholla memang penting, namun tanggung jawab untuk memakmurkannya jauh lebih besar. Keikhlasan dan niat tulus untuk syiar Islam harus menjadi pondasi utama,” ujarnya.
Ia menegaskan, setiap aktivitas ibadah yang dilaksanakan di musholla tersebut akan menjadi ladang pahala yang terus mengalir, baik bagi pewakaf tanah, para donatur pembangunan, maupun masyarakat yang memakmurkannya.
Penamaan Musholla Mi’rajul Mukminin, lanjutnya, memiliki makna mendalam yang berkaitan dengan peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, saat Rasulullah menerima perintah salat lima waktu.
“Secara harfiah, mi’raj berarti naik. Secara maknawi, ia adalah tangga spiritual. Harapan kita, musholla ini menjadi tangga bagi warga Jalan Selendreng dan sekitarnya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” harapnya.
Bupati juga mengajak seluruh warga, khususnya di lingkungan RT 06 Jalan Selendreng, untuk menghidupkan fungsi musholla dan tidak membiarkannya sepi dari aktivitas keagamaan.
“Mari jadikan Musholla Mi’rajul Mukminin sebagai pusat dakwah, pendidikan karakter anak melalui pengajian Al-Qur’an, serta pusat ukhuwah islamiyah melalui majelis taklim dan salat berjamaah,” pesannya.
Atas nama Pemkab Kukar, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada H. Ardiansyah Sulaiman beserta keluarga dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan musholla tersebut.
“Sinergi antara wakaf pribadi dan swadaya masyarakat ini merupakan teladan yang luar biasa. Semoga seluruh amal dan pengorbanan yang diberikan dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Foto : Ist



